Wapres Ma'ruf Amin Blak-blakan Serukan Kerukunan: Sudahi Konflik

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengikuti kegiatan jalan santai Interfaith Walk di kawasan Jl. MH. Thamrin Jakarta Pusat, Minggu (17/11/2019). (ANTARA FOTO/HO/Asdep Komunikasi dan Informasi Publik Setwapres)
Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengikuti kegiatan jalan santai Interfaith Walk di kawasan Jl. MH. Thamrin Jakarta Pusat, Minggu (17/11/2019). (ANTARA FOTO/HO/Asdep Komunikasi dan Informasi Publik Setwapres)

GenPI.co - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengimbau kepada seluruh tokoh agama dan penceramah untuk mengutamakan narasi kerukunan dalam menyampaikan khutbahnya di rumah-rumah ibadah.

Hal tersebut dikatakan Wapres Ma'ruf Amin saat menghadiri Interfaith Walk. Acara tersebut digagas oleh para pemuka dan tokoh lintas agama untuk membuat suatu kegiatan rutin yang dapat merekatkan seluruh unsur bangsa Indonesia. 

BACA JUGA: Merakyat! Sumpah Lucu Banget Lihat Pak Jokowi Naik Kereta Kelinci

Kegiatan jalan santai antarkepercayaan itu pertama kali dilakukan di bawah koordinasi lembaga Nasaruddin Umar Office (NUO).

Ulama Nasaruddin Umar, yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal, mengatakan gagasan Interfaith Walk tersebut akan diselenggarakan satu kali dalam setahun di setiap ibu kota provinsi dan kabupaten di Indonesia, sebagai bentuk kampanye perdamaian dalam menjaga kerukunan umat beragama.

BACA JUGA: 7 Hal Ini Membuat Era 90-an Jadi Masa Terbaik Dalam Sejarah

"Narasi kita dalam khutbah di masjid, di gereja, di dalam ceramah-ceramah kita harus kita hindarkan narasi-narasi yang menimbulkan konflik dan permusuhan," kata Wapres Ma'ruf Amin di Gedung Sarinah Jakarta, Minggu (17/11).


Wapres meminta ceramah keagamaan yang disampaikan harus bermuatan positif, sehingga menimbulkan rasa saling menghargai dan menghormati di kalangan masyarakat yang beragam kepercayaannya.


Redaktur : Tommy Ardyan

RELATED NEWS