Ooh... Ternyata Ini yang Bikin Kasus HAM Tak Selesai

Menkopolhukam Mahfud MD (tengah) bersama Menkumham Yasonna Laoly (kanan) dan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa (10/12/2019). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi/pri)
Menkopolhukam Mahfud MD (tengah) bersama Menkumham Yasonna Laoly (kanan) dan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa (10/12/2019). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi/pri)

GenPI.co - Penyelesaian kasus Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia, dinilai lamban oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

Hal itu bukan tanpa alasan, semua disebabkan oleh proses demokrasi yang sulit bertemu dengan penentuan keputusan.

BACA JUGA: Gelora Menhan Prabowo di Depan Prajurit: Jangan Khianati Rakyat

"Sekarang semuanya ikut menentukan (penyelesaian kasus HAM), demokrasi dan penentuan keputusan tidak pernah bertemu, makanya lambat. Ada yang sudah selesai tapi sedikit sekali," ungkap Mahfud MD Selasa (10/12).

Saat berpidato dalam acara Peringatan HAM Sedunia di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Mahfud mengakui hal tersebut merupakan konsekuensi daripada peningkatan kualitas demokrasi sejak era reformasi. 

BACA JUGA: AHY Ngos-ngosan, Malah Bikin Meriang Kaum Hawa...

Meski demikian, ia menyebut mekanisme penyelesaian HAM saat ini sudah terlembaga.


"Saat ini sudah dibuat UU HAM, Komnas HAM jadi lembaga, kita sudah lakukan itu, masalah yang terkait pelanggaran HAM," ujar Mahfud.


Redaktur : Tommy Ardyan

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Millennial Of The Week Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING