Lapor, Menhan Prabowo! Kapal Asing Sering Terobos Perairan Natuna

Kapal perang Koarmada I melakukan parade roll atau konvoi kapal tempur dalam Gladi Tugas Tempur (Glagaspur) Tingkat III di perairan Laut Jawa, Jawa Tengah, Kamis (14/3/2019) (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/pras)
Kapal perang Koarmada I melakukan parade roll atau konvoi kapal tempur dalam Gladi Tugas Tempur (Glagaspur) Tingkat III di perairan Laut Jawa, Jawa Tengah, Kamis (14/3/2019) (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/pras)

GenPI.co - Pelanggaran yang dilakukan kapal coast guard China yang diduga mengawal puluhan kapal pencuri ikan di perairan Natuna, Kepulauan Riau membuka mata publik.

Namun, menurut Wakil Ketua Umum Gerinda Arief Poyuono, bahwa pemerintah tidak bisa galak atas aksi kapal coast guard China itu.

BACA JUGA: Menhan Prabowo Angkat Penasihat Militan, Semoga Tambah Tokcer...

"Mau galak gimana wong video itu terungkap setelah kapal-kapal Tiongkok (China) sudah tidak ada lagi. Memangnya kita punya apa satelit pengawas atau drone yang bisa update tiap menit untuk mengawasi kapal-kapal yang melintas perairan Indonesia selama ini," beber Arief saat dihubungi jpnn.com, Selasa (31/12).

BACA JUGA: Ahmad Dhani Blak-blakan Tentang Prabowo Subianto, Ini Katanya...

ADVERTISEMENT

Arief Poyuono membeberkan, bahwa pelanggaran di garis Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia tidak hanya dilakukan kapal China, tetapi juga oleh kapal asing negara lain yang melakukan aktivitas membahayakan.

BACA JUGA: Wahai Para Istri... Ini Cara Alami Agar Suami Tak Keluar Duluan

"Bukan cuma kapal Tiongkok saja kali yang mengambil ikan di perairan Indonesia, tetapi yang paling bahaya itu banyak kapal asing yang pura-pura sandar di pulau kecil sambil buang limbah B3 selama ini pemerintah enggak tahu," ungkap Arief.


Redaktur : Tommy Ardyan

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Ootd Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING