Banyak Pegawai BUMN Dirumahkan, Adian Kritik Keras Erick Thohir

Politisi PDIP Adian Napitupulu. Foto: JPNN
Politisi PDIP Adian Napitupulu. Foto: JPNN

GenPI.co - Politisi PDIP Adian Napitupulu menyoroti kinerja Menteri BUMN Erick Thohir, mulai dari utang hingga pemecatan karyawan BUMN. 

Anggota Komisi I DPR itu menuding Erick Thohir tak bisa dipegang ucapannya. Salah satu ucapannya pegawai BUMN banyak diisi pensiunan tidak sesuai visi misi Presiden, ternyata Erick malah mengangkat direksi yang sudah uzur. 

BACA JUGA: Presidential Threshold 20 Persen, Biar Tak Ada Capres Boneka

Adian juga menyoroti persoalan PHK besar-besaran di Maskapai Garuda Indonesia. Menurut Adian, saat  itu bulan April lalu Erick Thohir minta agar Garuda tidak melakukan PHK. Pada bulan yang sama, Presiden Jokowi juga meminta Pengusaha (termasuk BUMN) tidak lakukan PHK. 

"Yang aneh Garuda dapat suntikan Rp 8,7 Triliun, justru terjadi PHK dan merumahkan pegawai Garuda. 400 Pramugari dan 181 pilot dirumahkan," beber Adian, Jumat (12/6)

ADVERTISEMENT

Adian mempertanyakan dari rangkaian derita karyawan Garuda ini, apakah Menteri tidak menjalankan permintaan Presiden? atau Dirut tidak menjalankan permintaan Menterinya?

Menurut Adian, PHK tidak hanya dilakukan di Garuda, tetapi juga perusahaan pelat merah lainnya. Seperti di PT Aerofood (anak Perusahaan Garuda) ada 359 pekerja di-PHK. 490 pekerja di PT INKA. 

"Bank Mandiri misalnya sudah lempar wacana hanya mempertahankan 20 persn kantor cabang dan menutup sekitar 2000 kantor cabang. Andai tiap kantor cabang ada 5 karyawan saja berarti yang terancam PHK bisa jadi sampai 10.000 orang," katanya.


Redaktur : Cahaya

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Baca Buku Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING