Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Skenario Kapolda Metro Top, Masuk Radar Calon Kapolri

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran. FOTO: Antara
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran. FOTO: Antara

GenPI.co - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran, patut diperhitungkan dalam bursa calon Kapolri menggantikan Jenderal Idham Azis yang memasuki masa pensiun Januari 2021. 

Pasalnya, Posisi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Heru Winarko yang juga belum dimutasi padahal sudah memasuki masa pensiun sejak 1 Desember 2020 yang lalu memunculkan spekulasi baru.

BACA JUGA: Ketua KPK Bikin Pejabat Gemetaran, Ngeri-Ngeri Sedap

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan, belum digantinya Komjen Haru Winarko karena disebabkan adanya tarik menarik internal elit Polri maupun di lingkaran kekuasaan.

"Ada elit yang mendorong agar jenderal bintang dua yang dipromosikan menjadi Kepala BNN agar yang bersangkutan bisa masuk dalam bursa calon Kapolri," kata Neta dalam keterangan, Senin (7/12).

Neta berpendapat, ada pihak yang hendak mengunci posisi Kepala BNN dengan mendorong jenderal bintang dua tidak populer dengan tujuan calon Kapolri hanya diisi oleh jenderal bintang tiga alias Komjen yang selama ini disebut sebagai calon kuat.

Neta yang hampir 30 tahun lebih menjadi wartawan meliput seputar isu di Kepolisian melihat, ditunjuknya Irjen Fadil Imran sebagai Kapolda Metro Jaya salah satu faktor yang diduga kuat internal elit Polri disiapkan untuk calon Kapolri.

"Situasi Kamtibmas maupun ancaman Kamtibmas di Jakarta menjadi perhatian khusus banyak pihak, termasuk istana. Tugas utama Irjen Fadil Imran adalah menuntaskan kasus-kasus yang diduga melibatkan Habib Rizieq," tandas Neta.


Redaktur : Cahaya

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Rumah Impian Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING