Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Analisis Pengamat Top, Megawati Bisa Adang JK Maju Pilpres

Megawati dan Jusuf Kalla. FOTO: Antara
Megawati dan Jusuf Kalla. FOTO: Antara

GenPI.co - Pakar hukum tata negara Refly Harun, mengatakan kemungkinan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri masih bisa dicalonkan sebagai presiden, lantaran umurnya lebih muda dari JK.

"Bukan tidak mungkin konstelasi berubah menjadi drastis, yang maju sebagai calon presiden adalah Megawati Soekarnoputri dari koalisi istana, why not," kata Refly dikutip dari kanal YuoTuber-nya, Senin (25/1).

BACA JUGA: JK Gandeng Anies Baswedan Bakal Bersinar di Pilpres 2024

Akan tetapi, kata Refly, Megawati tak mungkin akan berpasangan dengan Prabowo Subianto. Pasalnya Ketum Gerindra itu sudah harga mati menjadi calon presiden atau tidak sama sekali, bukan menjadi calon wakil presiden lagi.

"Hanya tidak mungkin berpasangan lagi dengan Prabowo Subianto, karena sudah harga mati jadi calon presiden atau tidak sama sekali," imbuhnya.

Pengamat politik ini juga menyinggung soal penerapan Presidential Threshold, yang akan membuat partai PDIP yang hanya bisa maju mengusung kadernya sendiri.

"Kalau Presidential Threshold ini diterapkan, maka satu-satunya partai yang bisa maju dengan mengusung kader sendiri itu baru PDIP. Tapi kita tahu, akan riskan bila PDIP tak melibatkan partai pengusung lainnya," jelas Refly.

Dalam videonya itu, Refly Harun menegaskan untuk tidak menutup peluang Megawati dan JK maju dalam Pilpres 2024.


Redaktur : Cahaya

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Before After Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING