Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Din Syamsudin Bongkar Fakta Mencengangkan, Ternyata Pemerintah...

Din Syamsuddin (Foto: Tankapan layar. YouTbe/Bravos Radio Indonsia)
Din Syamsuddin (Foto: Tankapan layar. YouTbe/Bravos Radio Indonsia)

GenPI.co - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin mengatakan bahwa amanat reformasi 22 tahun lalu tidak tercapai saat ini.

Bahkan, beberapa lembaga survei di dalam dan luar negeri menyatakan bahwa Indeks Persepsi Korupsi (IPK) dan demokrasi Indonesia jeblok.

BACA JUGA: Ridwan Kamil Calon Ketum Demokrat, Politisi ini Komentar Sengit

“IPK Indonesia melorot tiga poin dan Indonesia menjadi ada di posisi 102 dari 180 negara di seluruh Indonesia,” katanya dalam video di kanal YouTuber Bravos Radio Indonesia, Senin (1/3).

Din menilai bahwa isu korupsi di Indonesia seolah berusaha ditutupi oleh masalah lainnya, seperti radikalisme.

“Perhatian pemerintah kepada isu radikalisme itu sebenarnya absurd,” ujarnya.

Mantan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu memaparkan bahwa pemerintahan semakin kacau sejak diterbitkannya PP Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara.

“Hak mendasar pada DPR, yaitu budgeting, sekarang diambil alih oleh eksekutif. Jadi, eksekutif bisa semena-mena untuk merancang anggaran, baik pendapatan maupun pengeluaran,” paparnya.


BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Baca Buku Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING