Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Borok Kubu AHY Dibongkar, SBY Dikuliti Habis

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Foto: Ricardo/JPNN.com.
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Foto: Ricardo/JPNN.com.

GenPI.co - Akademisi ilmu pemerintahan Rochendi memperingatkan  bahwa ada konsekuensi yang harus dilakukan oleh para petinggi dan kader Partai Demokrat (PD) usai konflik internal yang melanda.

Menurut Rochendi, para petinggi dan kader PD harus segera mulai mempersiapkan diri dalam melakukan perbaikan di internal partainya.

BACA JUGA: Serangan Maut Kubu Moeldoko Telak, SBY Terpojok Dikuliti Habis

“Kader PD harus memperbaiki diri lagi dan mereka harus introspeksi. Masak kemarin hanya karena konflik internal partai, lalu mendaftarkan merek partainya sebagai HAKI?,” kata dia dalam pernyatananya kepada GenPI.co, Jumat (16/4/2021).

Lebih lanjut, Rochendi turut menilai bahwa soal langkah Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam mendaftarkan PD sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) atas nama pribadi itu berlebihan.

“Itu jauh sekali. Para pengurus partai politik tidak ada yang sampai mendaftarkan partainya sebagai HAKI hanya karena ada konflik internal begitu,” jelasnya.

Pengajar di Universitas Sutomo, Serang, itu mengaku tak habis pikir dengan langkah yang diambil oleh SBY sebagai respons terhadap badai konflik yang menyerang PD.

“Kalau diibaratkan sebagai permasalahan keluarga, lalu keluarga kita dipatenkan itu bagaimana?’ ungkap dia.


BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING