.webp)
GenPI.co - Manuver PKS dan PPP membentuk poros partai Islam untuk persiapan Pemilu 2024, menuai reaksi berbagai kalangan.
Menurut pengamat politik Ujang Komarudin, rencana pembentukan Poros Islam itu teramat sulit, meskipun PKB sebagai partai Islam yang mendapatkan suara terbanyak siap untuk memimpin poros tersebut.
BACA JUGA: PDIP dan PSI Menguasai DKI, PKS Rontok
"PKB siap. Tapi persoalannya PKS dan PPP siap tidak dipimpin PKB. Ini aja sesuatu yang rumit. PKS juga tak mungkin mau dipimpin PKB," kata Ujang Komarudin di Jakarta, Sabtu (17/4).
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini menambahkan, jika antar parpol Islam saja sangat sulit untuk berkoalisi, apalagi sampai menentukan capres dan cawapresnya jika poros Islam.
"Kalau pun terbentuk, figurnya pun masih harus dibicarakan dan dikompromikan. Masih panjang. Belum tahu juga figurnya siapa-siapa saja," ungkap Ujang.
BACA JUGA: Pengusaha Sukses, Modal Rp 30 Juta, Omzet Miliaran
Sebelumnya, Ketua Komisi X DPR RI Fraksi PKB Syaiful Huda mengatakan partainya membuka diri, termasuk rencana pembentukan Poros Islam untuk Pilpres 2024 mendatang. Bahkan, PKB siap memimpin koalisi poros Islam tersebut. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News