Ramadhan Kareem, Menikmati Senja di Masjid Raya An Nur Pekanbaru

Suasana Senja di Masjid Raya An Nur Pekanbaru, Jumat (10/5). (Foto: Heru / GenPI.co)
Suasana Senja di Masjid Raya An Nur Pekanbaru, Jumat (10/5). (Foto: Heru / GenPI.co)

GenPI.co - Masjid Raya An Nur merupakan tempat ibadah umat muslim termegah di kota Pekanbaru. Kawasan ini juga dikenal sebagai destinasi wisata religi favorit bagi wisatawan yang berkunjung di kota madani itu.

Setiap sore hari di bulan Ramadhan, lokasi ini  dipadati pengunjung. Mereka memilih untuk menunggu waktu berbuka puasa dengan menikmati suasana petang di sini.

Banyak aktivitas yang bisa dilakukan. Ada yang membagikan takjil, berswa foto, olahraga memanah, hingga berkuda. Ada juga sekadar duduk besama keluarga sambil mempersiapkan makanan dan minuman untuk berbuka puasa.

Suasana semakin meriah sebab ada gelaran baazar Ramadhan selama 1 bulan penuh. Diselenggarakan di pelataran parkir masjid, baazar ini diisi oleh 60 tenant. Kebanyakan pedagang menawarkan busana muslim dan peralatan ibadah. Harga yang ditawarkan mulai Rp50 ribu  hingga Rp300 ribu.

Masjid Raya An Nur berdiri kokoh di atas lahan seluas 12 hektar. Bangunan utamanya di kelilingi empat menara menjulang tinggi, pada bagian atapnya dihiasi 5 kubah berwarna hijau. Halamannya asri lantaran ditumbuhi rerumputan dan pohon-pohon kurma.

Ketika senja tiba dan cuaca langit cerah, pemandangan matahari terbenam berwarna oranye bercampur jingga menjadi pemandangan di tempat ini semakin eksotis Momen ini kerap diburu oleh para fotografer lanskap yang berkunjung ke Masjid itu.

Fotografer Pekanbaru, Arfirwan Putra menuturkan, sejak direnovasi tahun 2000 lalu Masjid Raya An Nur memiliki lanskap yang indah untuk di foto, apalagi ketika di waktu petang.


"Lokasi ini merupakan tempat favorit para fotografer yang berburu lanskap. Mulai dari para pewarta foto, fotografer dari komunitas sampai amatir," Kata Arfirwan kepada GenPI.co, Jumat (10/5) sore.


RELATED NEWS