Gorontalo Gelar Lokalatih Keamanan Pangan untuk UMKM

Fransisca Rungkat Zakaria bersama peserta lokalatih keamanan pangan untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Gorontalo (Foto : Istimewa)
Fransisca Rungkat Zakaria bersama peserta lokalatih keamanan pangan untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Gorontalo (Foto : Istimewa)

GenPI.co – Industri pangan seharusnya mencantumkan selain informasi nilai gizi juga kandungan Gula Garam dan Lemak (GGL) dalam kemasan produknya. Hal ini disampaikan oleh Fransisca Rungkat Zakaria pada lokalatih keamanan pangan untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Gorontalo yang digelar di Hotel Grand Q Kota Gorontalo, Selasa-Rabu (6-7/8/2019).

Kegiatan ini merupakan program National Support for Local Investment Climates (NSLIC)/National Support for Enhancing Local and Regional Economic Development (NSELRED) yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Gorontalo dan Nasi Baskom, sebuah usaha kecil yang peduli pada keamanan pangan.

Baca juga :

Tak Hanya ke Jokowi, Mbah Moen Cium Tangan ke 3 Tokoh Usia Muda

Yaser Arafat Jadi Ketum Ikatan Persaudaraan Qori-Qoriah Gorontalo

Gerakan Yuk Bersih Pantai, Gorontalo Angkut 4 Ton Sampah Plastik

“Animo peserta sangat tinggi, terbukti dari pendaftaran secara online yang melebihi. Kuota yang disediakan panitia hanya 50 orang, hanya dari Kota Gorontalo, namun peserta bahkan berasal dari Bone Bolango, Gorontalo Utara dan bahkan peserta dari Torosiaje Kabupaten Pohuwato,” kata Fransisca Rungkat Zakaria, pemateri yang juga guru besar dari Institut Pertanian Bogor (IPB) yang terlibat dalam Program NSLIC ini.


NSLIC/NSELRED merupakan program kerja sama antara Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas dan Pemerintah Kanada melalui Global Affairs Canada (GAC) dalam mengembangkan kapasitas para pihak untuk meningkatkan iklim investasi lokal serta mengembangkan ekonomi lokal dan daerah di beberapa kabupaten/kota terpilih di Provinsi Sulawesi Tenggara dan Provinsi Gorontalo.


RELATED NEWS