Mencicipi Jamu Kekinian Ala Semarang di Makuta Jamu Kafe

Es krim dengan 3 rasa jamu (Sumber foto: Makuta Jamu Kafe)
Es krim dengan 3 rasa jamu (Sumber foto: Makuta Jamu Kafe)

GenPI.co -- Semarang menyimpan kekayaan kuliner masa lalu yang disajikan dengan cara khas masa kini, salah satunya ialah jamu berbentuk puding lembut dan es krim yang dingin.

Jamu kini tidak lagi bercitra tua dan kuno. Seiring makin pedulinya generari muda pada kesehatan maka jamu pun dilirik kembali. Jamu yang kaya manfaat sekarang dikemas ulang agar bisa dinikmati oleh generasi muda dalam cara yang tetap bergaya dan modern.

Jika kamu ingin tahu bagaimana hasilnya, maka mampirlah ke jalan Gang Pinggir no. 38, Kranggan, kota Semarang.

Di sana kamu akan menemukan sebuah kafe modern yang kekinian dan sangat layak-instagram, namanya, Makuta Jamu Kafe. Ya, seperti namanya, ini adalah tempat berjualan jamu khas Jawa.

Namun, jangan bayangkan sebuah tempat yang sempit, penuh asap rokok, gerah, dan botol-botol berisi jamu cair yang bewarna gelap dan tak menarik.

Kedai jamu satu ini malah sebaliknya. Bagian depannya adalan etalase kaca yang membuat pejalan kaki bisa melihat ke interior dalam Makuta yang putih, bersih, dan rapih.

Melangkah masuk, kamu akan merasakan udara sejuk dan disambut oleh ruangan yang terasa lapang. Tersedia beberapa tempat duduk yang berjarak cukup renggang.

Interior Makuta didominasi warna putih dengan furnitur yang modern yang ringkas. Secara keseluruhan, Makuta lebih mirip kedai kopi daripada toko jamu atau kedai kopi versi jamu, semacam Starbucks-nya jamu atau, Janji Jamu.

Makuta Jamu Kafe didirikan oleh salah satu cucu Nyonya Meneer, yaitu Seno Budiono pda tanggal 27 juli 2018. namanya diambil dari merek jamu ‘Makuta Rama'.

Disini, jamu yang kerap dianggap kuno dan ketinggalan jaman itu disajikan dalam bentuk es krim, teh, puding, dan minuman dingin.

Es krim adalah sajian jamu yang mesti kamu coba terlebih dahulu. Tersedia tujuh pilihan rasa es krim jamu, yaitu vanilla, kunir asem, moringa & green tea, STMJ, temu lawak soda, alang-alang selasih, dan beras kencur. Semuanya dibuat tanpa pewarna buatan dan bahan pengawet. 

Redaktur : Maulin Nastria

RELATED NEWS