Isu Bali Tak Layak Dikunjungi, Ini Kata Pengelola Tanah Lot...

Wisatawan menikmati pemandangan matahari terbenam (sunset) di kawasan Wisata Pura Tanah Lot, Tabanan, Bali, Jumat (5/7/2019). Destinasi wisata tersebut selalu ramai pengunjung baik wisatawan asing maupun domestik terutama saat musim libur (ANTARA FOTO/SAI
Wisatawan menikmati pemandangan matahari terbenam (sunset) di kawasan Wisata Pura Tanah Lot, Tabanan, Bali, Jumat (5/7/2019). Destinasi wisata tersebut selalu ramai pengunjung baik wisatawan asing maupun domestik terutama saat musim libur (ANTARA FOTO/SAI

GenPI.co - Sebuah laman pariwisata asing Fodor's Travel memberitakan bahwa Bali salah satu tempat tujuan atau destinasi wisata yang tak layak dikunjungi pada tahun 2020.

Dalam rilis yang dilansir laman pariwisata asing, pada Senin (18/11) Fodor's Travel, menyebutkan Pulau Dewata Bali tidak layak dikunjungi karena masalah sampah. 

BACA JUGA: Ahok Dipuji Setinggi Langit, Ekonom: Jangan Dijerumuskan Sendiri!

Bali memproduksi sampah sebanyak 3.800 ton per hari dengan 60 persen sampah yang diproduksi tidak dikelola dengan baik.

Alasan lain adalah seperti Over Tourism, pungutan pajak 10 dolar AS bagi setiap wisman yang masuk Bali, kekeringan dan masalah etika wisatawan di objek wisata, khususnya tempat suci/pura.

loading...

BACA JUGA: Prabowo Jadi Pembantu Presiden, Begini Kata Tommy Soeharto...

Menanggapi hal tersebut, Manajer Daerah Tujuan Wisata (DTW) Tanah Lot, Bali, Toya Adnyana, mengatakan kunjungan wisatawan ke wilayah itu akan tetap tinggi, 

"Isu dan berita seperti itu sering terjadi. Contohnya ketika DTW Tanah Lot menaikkan harga tiket, maka muncul isu bahwa kenaikan harga tiket tersebut akan membuat wisatawan yang berlibur di Bali tidak akan singgah ke Tanah Lot," kata Adnyana, di Tabanan, Kamis (21/11).


Redaktur : Tommy Ardyan

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Dear Diary Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING