Melihat Destinasi Wisata Halal Baru di Lombok

Destinasi wisata halal Pantai Tanjung di Desa Senteluk, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat. (ist)
Destinasi wisata halal Pantai Tanjung di Desa Senteluk, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat. (ist)

Destinasi wisata halal mulai digencarkan. Salah satunya Pantai Tanjung Bias yang berlokasi di Desa Senteluk, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, yang kini mulai banyak dikunjungi wisatawan lokal.

Destinasi ini baru diresmikan tiga bulan lalu yang dibangun oleh Pemerintah Desa bergotong royong bersama masyarakat Desa Senteluk. Pantai ini mempunyai daya tariknya tersendiri, di sini pengunjung bisa melihat pemandangan dari Gunung Agung di Bali, serta melihat panorama matahari tenggelam yang begitu menawan ketika senja. Dan pantai ini memiliki ombak yang tidak terlalu besar sehingga sangat cocok dijadikan tempat untuk berenang atau mandi bagi semua kalangan.

Selama berada di pantai ini, pengelola tidak menyediakan minuman keras sedikit pun, serta ada ketentuan untuk berpakaian dikawasan ini. Jika ada turis mancanegara atau lokal yang berpakaian tidak sopan makan pengelola akan meminjamkan busana untuk menutupi. Peraturan tersebut dikarenakan lokasi ini memiliki wisata kuliner halal agar pengunjung yang datang merasa nyaman.

Baca juga : DKI Siap Kembangkan Wisata Halal

Sebelumnya, Menteri Arief Yahya merencanakan dua target wisata halal Indonesia atau Indonesia Muslim Travel Indeks (IMTI) di tahun 2019 mendatang. Pertama ialah mencapai pertumbuhan tinggi (sustainable growth). Kedua, ranking pertama sebagai destinasi wisata muslim dunia versi Global Muslim Travel Indeks (GMTI).

Berdasarkan empat area strategis yakni akses, komunikasi, lingkungan dan layanan mampu ditinjau oleh daerah seperti Lombok, Aceh dan Jakarta sebagai destinasi wisata utama baru menurut IMTI. Kemudian penilaian juga meliputi kesehatan dan pertumbuhan segmen perjalanan diseluruh Negeri.

Menurut rilis yang dikeluarkannya, pihaknya menargetkan 5 juta wisatawan halal tourism dunia pada tahun depan. Angka ini tumbuh 42 persen dari tahun 2018 sekitar 3,5 juta. 


"Target kunjungan wisman halal tourism itu mencapai 25 persen dari target 20 juta kunjungan wisman." Arief Yahya.


Reporter : Annissa Nur Jannah

Redaktur : Cahaya

RELATED NEWS