Berburu Singang Udang ke Sumbawa

Singang udang, kuliner khas Sumbawa. (Foto: Muslifa)
Singang udang, kuliner khas Sumbawa. (Foto: Muslifa)

Awalnya, sajian semangkuk Singang Udang tampak seperti menggunakan santan kelapa yang kental. Ternyata, bukan lho. Kuah kuning kental yang menyerupai santan kental kelapa, ternyata efek dari penambahan sepuluh butir kemiri di dalam bumbu. 

Paduan kemiri, bumbu dasar olahan seafood (jahe, kunyit, lengkuas, beberapa tetes jeruk nipis, serta pilihan asam segar atau belimbing wuluh), dan bumbu lainnya digoreng sampai kemiri yang halus mengeluarkan minyak. Segera setelah wangi bumbu menyeruak, barulah udang segar yang telah bersih dimasukkan. 

Singang Udang yang lezat, hanya membutuhkan tak sampai sepuluh menit setelah memasukkan udang. Terakhir, sesaat sebelum dihidangkan, barulah daun ruku ditambahkan. Rasa manis udang segar, wangi bumbu-bumbu pelengkap, menjadi unik oleh khasnya rasa daun ruku.

Udang sebagai bahan dasar, bisa divariasikan dengan seafood lainnya. Untuk anak-anak, bahkan bisa juga menggantinya dengan ayam. Di Lombok dan Sumbawa, kini mulai banyak warung-warung makan yang kadang menyediakan menu Singang. Penamaannya tergantung bahan utama resep. Misal, Singang Udang, Singang Ikan Tengiri dan seterusnya.







Redaktur : Cahaya

RELATED NEWS