Tanjung Lesung Aja Sudah Move On, Kamu?

Oleh: Annissa Nur Jannah

Pantai yang indah di Tanjung Lesung membuat terpukau wisatawan yang datang. (Foto: Nje)
Pantai yang indah di Tanjung Lesung membuat terpukau wisatawan yang datang. (Foto: Nje)

Mendengar Tanjung Lesung. Saya jadi teringat peristiwa tsunami Selat Sunda. Itu empat bulan yang lalu, tepatnya Desember 2018. Sekarang Tanjung Lesung sudah aman untuk dikunjungi. 

Seperti yang saya lakukan, belum lama ini saya pun berkunjung ke Tanjung Lesung. Pas acara Sosialisasi Jurnalisme Ramah Pariwisata yang diadakan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI). Bersama rombongan media, saya berangkat dari Kementerian Pariwisata. 

Awalnya saya ragu untuk pergi ke Tanjung Lesung, Maklum masih teringat bencana tsunami kala itu. setelah tujuh jam perjalanan akhirnya sampai juga di Tanjung Lesung. Hotel tempat saya menginap, Tanjung Lesung Resort. Hotel tersebut tempat menginap Band Seventeen saat tsunami menerjang.

Setiba di hotel, saya mendapat kamar 302. waktu menjelang sore, saya langsung bergegas ke kamar. Istirahat dan tidur malam, karena esoknya acara di mulai. 

Tanjung Lesung Aja Sudah Move On, Kamu?

Pukul 06.00 Wib, saya terbangun karena hari sudah pagi. "Selamat pagi Banten" ujar saya sebagai mengawali aktifitas di Tanjung Lesung. Saya berjalan menelusuri pantai sebelum sarapan. Indahnya Gunung Anak Krakatau terlihat jelas dari bibir pantai. Pemandangan pantai Tanjung Lesung indah seperti lesung pipiku. 

"Gokil ya ini Indah banget, ga nyangka sempat terjadi tsunami." kata saya melihat pemandangan pantai yang luas dan jernih itu. Memang terlihat seperti tidak ada apa-apa, ombak pagi pun sangat tenang aku bahkan melihat terumbu karang dari tempatku berdiri.


Setelah satu jam aku puas berjalan menelusuri bibir pantai, saya kembali ke hotel untuk sarapan. Saya  cukup menikmati menu hidangan hingga perut tak menampung makanan lagi. Tiba-tiba saja, mata saya melihat ke sebelah kiri ada bangunan yang rusak.


Redaktur : Cahaya

RELATED NEWS