Anggota DPR Tegas Tak Setuju, Bikin Rakyat Kecil Susah

16 Juni 2021 11:55

GenPI.co - Anggota Komisi IV DPR RI Bambang Purwanto menegaskan bahwa dirinya tak setuju dengan rencana pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN) pada bahan kebutuhan pokok atau sembako.

Menurut Bambang, pemerintah seharusnya bisa mengoptimalkan pengenaan pajak kepada masyarakat menengah ke atas yang selama ini justru belum tersentuh.

“Ketimbang menyasar masyarakat kecil, lebih baik optimalkan yang besar-besar. Cek ke lapangan secara cermat untuk memaksimalisasi penerimaan," ujarnya kepada awak media, Selasa (15/6).

BACA JUGA:  Jakarta Animal Aid Network Bongkar Investigasi Penting, Astaga

Bambang menilai bahwa rencana tersebut menunjukkan pemerintah sedang kalap, sebab penerimaan negara belum terpenuhi di pertengahan tahun.

“Akhirnya, untuk mengejar pendapatan itu malah berencana mengeluarkan PPN sembako yang dampaknya langsung ke kebutuhan masyarakat kecil,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Prabowo Cerita Soal Tidur Sambil Jalan, Deddy Tak Percaya

Politikus Partai Demokrat itu meyakini jika wacana pengenaan PPN kepada sembako dilanjutkan, masyarakat kecil di seluruh Indonesia akan merugi.

“Tentu masyarakat kecil yang sudah susah akan tambah susah,” tuturnya.

BACA JUGA:  Di Tahanan, Munarman Dibeginikan oleh Densus 88! Tepuk Tangan

Seperti diketahui, pemerintah akan memberlakukan PPN bagi bahan pokok (sembako) dan jasa pendidikan.

Menurut Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan, kebijakan bebas PPN terhadap sembako dan jasa pendidikan saat ini dianggap tidak memenuhi rasa keadilan.

“Konsumsi beras premium dan beras biasa, sama-sama tidak kena PPN. Konsumsi daging segar wagyu dan daging segar di pasar tradisional, sama-sama tidak kena PPN,” tulis Ditjen Pajak melalui akun Instagram @ditjenpajakri, Sabtu (12/6).(*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co