Dituduh Jadi Dalang Jokowi End Game, Partai Demokrat: Demi Rakyat

27 Juli 2021 07:45

GenPI.co - Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra akhirnya buka suara terkait tudingan partai pimpinan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) atas seruan aksi nasional Jokowi End Game.

Herzaky Mahendra menilai, bahwa tudingan tersebut dilemparkan oleh para pendengung atau buzzer.

"Demi rakyat, akan kami hadapi semua gerombolan penyebar hoaks dan fitnah pendukung pemerintah," jelas Herzaky Mahendra kepada wartawan, Senin (26/7).

BACA JUGA:  Minum Kopi Campur Madu Khasiatnya Bikin Terbelalak, Cespleng

Herzaky Mahendra pun menegaskan serangan yang diterima lantaran partainya kerap menyuarakan aspirasi rakyat yang menjadi korban kegagalan pemerintah dalam menangani pandemi.

Oleh karena itu, partainya tidak tinggal diam menghadapinya.

BACA JUGA:  Nanas Campur Madu Khasiatnya Dahsyat, Sangat Mengejutkan

"Ini memang bukan jalan yang mudah, menghadapi pendengung yang begitu sistematis dan terorkestrasi, seakan lekat dengan infrastruktur yang dimiliki Pemerintah. Memang ini adalah konsekuensi jalan kami, jalan Demokrat yang memilih berkoalisi dengan rakyat," tegasnya.

Menurut Herzaky Mahendra, meski mendapat fitnah, pihaknya akan tetap menyuarakan aspirasi rakyat dan terus memperjuangkan nasib rakyat di tengah pandemi covid-19 ini.

BACA JUGA:  Mulai Besok Rekening 4 Shio Bikin Kaget, Mendadak Dapat Rezeki

"Agar kegagapan dan ketidaksigapan Pemerintah menangani pandemi covid-19, tidak terus terulang. Bagaimana menekan jumlah rakyat yang terkena covid-19. Bagaimana menekan jumlah korban meninggal karena covid-19," beber Herzaky Mahendra.

"Fitnah para pendengung? rakyat Indonesia tahu, siapa yang benar-benar membantu mereka dan siapa yang mencari untung di tengah pandemi dengan terus menyebar fitnah," lanjutnya.

Sebelumnya, sebanyak 3.385 personel gabungan TNI-Polri sempat dikerahkan untuk mengantisipasi massa demo penolakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 di Istana Merdeka, Jakarta Pusat.

Namun, ternyata tak ada kedatangan pedemo hingga Sabtu sore, 24 Juli 2021.

"Tidak ada. Kan kita lihat sendiri Jakarta kondusif hari ini. Enggak ada (demo), aman," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam keterangannya, Sabtu (24/7).

Keberadaan ribuan petugas tersebut sedianya untuk bersiaga mengamankan rencana Seruan Aksi Nasional Jokowi End Game. Unjuk rasa itu tertulis akan dilakukan hari ini Sabtu, 24 Juli 2021, di Istana Merdeka.

"Mengundang seluruh elemen masyarakat untuk turun ke jalan menolak PPKM dan menghancurkan oligarki Istana beserta jajarannya," tulis ajakan tersebut.

Dalam selebaran itu terlihat ada beberapa pihak yang mendukung unjuk rasa tersebut. Seperti Shoppe Food, Gojek, Grab, Aliansi Mahasiswa, dan Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PPKL) Jakarta.(*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Tommy Ardyan

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co