Varian Delta Kian Mengancam, Pakar Kebijakan Publik: Salah Kaprah

13 Agustus 2021 20:35

GenPI.co - Pendiri Narasi Institute Achmad Nur Hidayat menyoroti aturan PPKM yang diperpanjang demi menekan penyebaran covid-19.

Menurutnya, momen HUT Ke-76 Indonesia menjadi ajang pembuktian bagi aturan tersebut pada 17 Agustus 2021.

Achmad menilai pemerintah sedang mengambil momen tersebut untuk unjuk gigi lantaran menjadi perhatian publik.

BACA JUGA:  Buat Anak Yatim Piatu Korban Covid-19, Ada Kabar Baik dari Mensos

"Mungkin para pengambil kebijakan sangat menikmati suasana ini, yang mana ada perhatian tinggi dari publik menanti-nanti keputusannya," beber Achmad kepada GenPI.co, Kamis (12/8).

Pakar Kebijakan Publik UPNVJ itu mengingatkan agar polemik ini jangan dijadikan sebagai ajang untuk kepentingan pribadi.

BACA JUGA:  Instruksi Tegas Luhut Soal Data Covid-19 di Malang Raya

Sebab, kata dia, akan menjadi kesalahan bagi pemerintah bila memanfaatkan momen di tengah penderitaan masyarakat.

"Akan salah kaprah apabila momentum tersebut hanya dijadikan ajang meningkatkan popularitas dan kekuasaan," jelasnya.

Selain itu, Achmad menyoroti pemerintah Presiden Jokowi untuk serius menyelesaikan masalah pandemi.

Kondisi ini, kata dia, lantaran adanya dugaan keputusan yang berdasarkan kepentingan politik.

"Lebih parah lagi bila pengambilan keputusan tersebut bukan didasarkan keputusan scientist, melainkan dengan politik," imbuhnya.

Achmad mengingatkan virus corona varian delta masih menjadi ancaman besar bagi masyarakat.

Oleh karena itu, dia mengatakan jangan sampai keputusan yang diambil nanti akan mengancam kehidupan. (*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Landy Primasiwi Reporter: Puji Langgeng

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co