Lebaran di Morotai, Sambangi Destinasi Ini

Pulau Dodola foto:http://travellersindo.blogspot.com)
Pulau Dodola foto:http://travellersindo.blogspot.com)

Kamu suka berpetulang dan menyukai objek alam yang masih asri? Morotai di Maluku utara tempatnya. #PesonaDestinasiLebaran2018 di Morotai dihiasi wisata bahari. Dan, masih belum banyak disentuh. Destinasi bersejarah yang memiliki artefaknya juga ada. Layak dikunjungi saat #PesonaMudik2018.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan Morotai yang terletak di ujung timur pasifik kaya akan cerita dan terhampar luas pasir putih. Minimal memiliki #Top10DestinasiLebaran yang memiliki kekayaan alam original dan menyatu dengan tradisi lokal.

"Silakan terbang ke Morotai. Ujung timur Pasifik yang kaya akan cerita, yang akan menemukan sensasi pasir putih membelah laut biru. Dan belum banyak datang, sehingga cerita Anda lebih original dan tidak semua orang tahu. Cerita Anda akan menjadi eksklusif, karena hanya Anda di lingkungan Anda yang sudah menginjakkan kaki dan merasakan kehangatan budaya Morotai," kata Arief Yahya.

Terlebih, jika Anda mudik lebaran di Morotai, bersiaplah untuk menyaksikan puluhan atraksi atau obyek wisata.

Tak perlu bingung mencari hiburan dan pengalaman baru, inilah #Top10DestinasiLebaran2018 di Morotai yang wajib Anda kunjungi.

Pulau Dodola

Waktu tempuh dari pusat kota sekitar 30 menit. Alat transportasi speedboat, perahu kayu. Lokasi di Kecamatan Morotai Selatan. Pulau Dodola merupakan salah satu alasan mengapa para wisatawan datang berkunjung ke Morotai.

Pulau ini dikelilingi oleh hamparan pantai pasir putih yang halus, luasan pasir putih yang menghubungkan Pulau Dodola Besar dan Dodola Kecil. Sentuhan Pemerintah Daerah dengan menyediakan fasilitas-fasilitas wisata dapat memenuhi keinginan bagi anda yang ingin menikmati Pulau Dodola hingga berhari-hari.

Pulau Dodola berjarak hanya 5 mil dari Daruba, ibukota Kabupaten Morotai. Dari pelabuhan Daruba, perjalanan ke Dodola dapat dilakukan dengan menyewa speed boat dan kapal-kapal tradisional yang tersedia melalui sentuhan Dinas Pariwisata dengan PNPM Pariwisatanya.

Pulau Kokoya

Pulau Kokoya dikelilingi oleh hamparan pantai pasir putih dan terumbu karang yang sangat memanjakan mata. Dan olahraga snorkeling menjadi kegiatan utama bagianda yang akan datang.

Sajian terumbu karang yang terbentang luas serasa tidak cukup untuk dinikmati dalam sehari. Pulau Dodola berjarak hanya 3 mil dari Daruba. Kita dapat menggunakan speed boat dan kapal tradisional untuk mencapai pulau ini.

Pulau Kolorai

Pulau Kolorai merupakan pulau berpenghuni yang bersahabat. Pulau dengan mayoritas berpenduduk sebagai nelayan. Karena dekatnya pulau ini denganPulau Dodola, sebisa mungkin anda sempatkan waktu untuk mengunjungi Pulau Kolorai.

Ada beberapa spot diving dan snorkeling di sekitar pulau yang akan membuat anda terkesan. Sajian kuliner khas pulau ini yang berbahan ikan mengundang anda untuk mencicipinya.

Pulau Mitita

Pulau Mitita merupakan pulau yang panorama alam dan eksotisme pantai yang natural serta keaneka ragaman biota bawah laut yang dapat memanjakan mata Anda. Varian ikan hiu dan ikan pari manta dapat dijumpai di pulau ini pada waktu tertentu.

Pulau Zum Zum atau Pulau Mc Arthur

Pulau Zum Zum juga disebut Pulau Mc Arthur. Pulau ini menjadi tempat persembunyian dan peristirahatan Jenderal Douglas Mc Arthur. Selain itu dijadikan juga tempat menyusun strategi perang bersama sekutunya pada Perang Dunia Kedua.

Wreck Dive

Waktu tempuh dari pusat kota sekitar 15 menit. Transportasi dengan kendaraan roda empat/dua. Lokasi di desa Wamama. Keindahan alam Morotai bersaing dengan sejarah yang dimiliki pulau ini.

Banyak peninggalan sisa-sisa Perang Dunia Kedua yang ada di pulau Morotai, diantaranya puing-puing pesawat tempur, bangkai kapal perang, rongsokan tank yang lokasinya menyebar di kedalaman laut Morotai, dan hanya akan Anda temukan di pulau Morotai.

Anda akan dibuat kagum ketika menyelam disela-sela bangkai kapal Perang Dunia Kedua yang karam di dasar laut pulau Morotai. Salah satu lokasi Wreck Diving di Morotai dinamakan Lapangan Pante, di daerah kampong Wamama. Sepanjang perjalanan menuju daerah ini Anda akan melihat bekas landasan udara yang sudah ditumbuhi semak belukar dan pepohonan.

Di lokasi ini dengan dari kedalaman 15-40 meter, Anda bisa menikmati penyelaman di antara puing-puing tank, truck, jeep willys, dan pesawat tempur, dan beberapa baling-baling dijumpai. Sungguh sebuah panorama yang menarik dan penuh misteri.

Museum PD II

Waktu tempuh dari pusat kota sekitar 10 menit. Transportasi kendaraan roda empat/dua. Lokasi di desa Wawama. Morotai mempunyai sisi sejarah yang sangat fenomenal dari Perang Dunia Kedua. Muhlis Eso dan kawan-kawan adalah orang-orang pengumpul barang-barang sisa peninggalan Perang Dunia Kedua.

Atas sentuhan Pemerintah Daerah dibangunnya museum yang sekarang dikenal sebagai Museum Perang Dunia Kedua Morotai, rakyat Morotai dan wisatawan dapat melihat dan mempelajari peranan daerah Kabupaten Pulau Morotai pada masa Perang Dunia Kedua. Museum ini berjarak kurang lebih 2 km dari kota Daruba.

Tugu Trikora

Monumen Trikora di Morotai berada di desa Wawama, kecamatan Morotai Selatan yang berjarak kurang lebih 2 km dari kota Daruba. Monumen Trikora merupakan monument untuk mengenang sejarah perjuangan tentara Indonesia dalam peristiwa pembebasan Irian Barat dalam operasi Trikora.

Di pulau Morotai terdapat peninggalan tentara sekutu paska Perang Dunia Kedua yang digunakan tentara Indonesia untuk membebaskan Irian barat. Dari Morotai, tentara Indonesia membangun kekuatannya untuk membebaskan Irian Barat.

Desa Gotalamo

Desa Gotalamo layak dikunjungi. Di sini banyak peninggalan pasukan sekutu saat Perang Dunia Kedua, khususnya tank / ampibi. Banyak sekali peninggalan Perang Dunia Kedua yang ada di dasar laut. Merupakan daya tarik tersendiri, unik, yang hanya dapat anda lihat di Morotai.

KEK Morotai

Juni 2017, KEK Morotai diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia. Saat ini sedang tahap penyelesaian fisik dan non fisik. Bangunan fisik yang telah diselesaikan di daerah strategis di luar kawasan adalah d’Aloha, beach and resort dengan 38 tempat tidur diatas lahan 5 ha.

Lahan ini siap dikembangkan menjadi 200 ha, terdiri dari hotel jaringan international, yang dilengkapi lapangan golf, lapangan tenis, kolam renang, sarana kebugaran, theme park dan tempat hiburan buatan yang lain.

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P



RELATED NEWS