Habis Sahur Jangan Langsung Tidur, Ini Alasannya

Ilustrasi tidur setelah sahur. (ist)
Ilustrasi tidur setelah sahur. (ist)

GenPI.co - Sahur merupakan ritual menyantap makanan yang dilakukan pada dini hari sebelum berpuasa. Setelah bangun pagi-pagi untuk menyantap sahur, biasanya kita memiliki untuk langsung tidur agar tidak mengantuk saat beraktivitas dari pagi hingga sore hari. 

Meski demikian, faktanya langsung tidur setelah sahur ternyata berbahaya bagi kesehatan tubuh. Dilansir dari doktersehat.com, salah satu masalah yang bisa terjadi jika tidur setelah sahur adalah GERD atau gastroesophageal reflux disease. 

Gejala dari penyakit GERD adalah rasa terbakar pada dada yang disebut sebagai heartburn, peningkatan produksi air liur, masalah bau mulut, sakit telinga, serta nyeri pada dada. Selain itu, GERD juga bisa memicu suara serak, radang tenggorokan, hingga batuk kering kronis.

Baca juga: 3 Alasan Kenapa Minum Teh Manis Saat Sahur Tidak Baik Dilakukan

Dokter spesialis penyakit dalam dari Fakulitas Kedokteran Universitas Indonesia, dr. Ari Fahrial Syam mengatakan, langsung tidur setelah sahur dapat menyebabkan asam lambung kembali ke arah kerongkongan dan menghambat pencernaan.

Masalah kesehatan pada lambung ini sering terjadi pada orang yang berpuasa, karena banyak dari mereka yang kurang tidur namun tetap bangun untuk melakukan santap sahur. Untuk mencegah terkena GERD saat berpuasa, sebaiknya berikan jeda waktu sekitar dua jam antara waktu makan sahur dan tidur.




Reporter : Yasserina Rawie

Redaktur : Cahaya

RELATED NEWS