Bangga, Delegasi Sedunia DK PBB Pakai Batik dan Tenun Saat Sidang

Utusan Khusus Republik Dominika untuk PBB Jose Singer Weisinger (dua dari kiri), Koordinator Politik MIsi Perancis untuk PBB Antoine Michon (tiga dari kiri), dan Duta Besar Jerman untuk PBB Christoph Heusgen (dua dari kanan) mengenakan batik saat menghadi
Utusan Khusus Republik Dominika untuk PBB Jose Singer Weisinger (dua dari kiri), Koordinator Politik MIsi Perancis untuk PBB Antoine Michon (tiga dari kiri), dan Duta Besar Jerman untuk PBB Christoph Heusgen (dua dari kanan) mengenakan batik saat menghadi

 GenPI.co — Pertemuan debat terbuka (Open Debate) dalam sidang Dewan Keamanan PBB di markas besar di New York, Amerika Serikat, diwarnai dengan pakaian batik yang dikenakan oleh para delegasi dewan keamanan dari seluruh dunia. Seperti delegasi dari Amerika Serikat, Jerman, Pantai Gading, Perancis, Peru, Republik Dominika, maupun Tiongkok,

'Diplomasi Batik' terlihat ketika semua delegasi memakai batik dan tenun dari Indonesia.

Nyaris, semua delegasi yang hadir menggunakan batik dengan berbagai motif maupun tenun. Tak terkecuali Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres yang juga memakai motif tenun troso cerah.

Alasan sidang DK PBB kali ini, mengenakan pakaian batik bagi para delegasinya sebagai dress code adalah  bentuk penghormatan para anggota DK PBB bagi Indonesia yang memegang Presidensi Dewan Keamanan PBB untuk Mei 2019. 

Para delegasi ini bisa mempunyai batik dari koleksi pribadi mereka masing-masing. Ada yang darii pemberian para diplomat Indonesia atau saat mereka jadi ketua delegasi dalam konferensi di Indonesia. Ada pula yang memutuskan membeli sendiri ketika berkunjung ke Indonesia.

"Sangat menyenangkan bahwa sidang hari ini (Selasa) cantik dan berwarna. Sebab, sebagian besar anggota mengenakan batik," ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Baca juga:


Wastraloka, Menghias Barang Siap pakai dengan Motif Batik


Redaktur : Maulin Nastria

RELATED NEWS