WiVI Tebar Pesona di Belanda

Ilustrasi Belanda (Foto: Kompas Travel)
Ilustrasi Belanda (Foto: Kompas Travel)

Rangkaian agenda sales mission di Belanda selesai digelar Selasa (5/6). Secara keseluruhan progressnya bagus. Publik Belanda tetap antusias dengan beragam program yang ditawarkan oleh Visit Wonderful Indonesia (ViWI).

Hal tersebut diungkap Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kemenpar Nia Niscaya, Selasa (5/6). Ia memaparkan, tiga tahapan  sales mision di Negeri Kincir Angin ditutup dengan Table Top Meeting. Agenda puncak ini digelar di Amsterdam dan Eindhoven pada 4-5 Juni 2018. Agenda ini diikuti oleh 7 seller asal Indonesia. Mereka terdiri dari 5 Tour Operator dan masing-masing 1 hotel juga airlines. Hotelnya adalah HomebaliHome Villa & Suites, lalu Garuda Indonesia menjadi airlinesnya.

Untuk Tour Operator terdiri dari Budi Tour Indo dan Travel Papua. Ada juga 777 Maluku Travel, Happy Trails Asia, juga Marintur Indonesia. Agenda ini berhasil menarik 40 buyers yang berasal dari berbagai wilayah di Belanda. “Kegiatan Table Top Meeting sangat menggembirakan. Buyers sangat antusias menggali berbagai informasi yang disampaikan. Publik Belanda ini luar biasa,” terang Nia.

Dalam sales mission itu, destinasi prioritas Mandalika juga didorong sebagai feature. ViWI juga tetap fokus kepada branding anggota Top 3 destinasi prioritas lainnya, seperti Borobudur dan Danau Toba. Mandalika diberi space lebih karena energi baru yang ditawarkan. Wilayah ini didorong sebagai pasar bisnis baru, MICE, luxury resort, marina, golf, bahkan menjadi venue MotoGP 2019.

Istimewanya, ViWI juga bergabung di program Task of Amsterdam. Program ini adalah festival kuliner terbesar di Amsterdam. Eventnya juga bertepatan dengan bergulirnya libur musim panas. Setiap tahunna festival ini dihadiri sedikitnya 20.000 pengunjung. Keikutsertaan di Task of Amsterdam menjadi kolaborasi ViWI dengan KBRI Den Haag, Garuda Indonesia, dan Ron Gastrobar Indonesia.

Dalam even itu,  Paviliun Indonesia dihias dengan beragam hidangan otentik dan fusion. Menegaskan kepercayaan, Chef Agus Hermawan pun ditampilkan. Chef Agus merupakan Duta Ikon Kuliner Indonesia di Belanda. “Task of Amsterdam ini potensinya juga besar. Publik Belanda juga familiar dengan kuliner Indonesia,” kata Nia lagi.

Serius digarap, market Belanda memang menjadi kue nikmat bagi pariwisata Indonesia. Pada 2017 silam, jumlah kunjungan wisatawan Belanda naik 2,82% dengan jumlah riil 205.844 orang. Mengacu sukses tahun lalu, saat target dinaikan menjadi 225.000 wisatawan. Dan, pergerakan positif ditunjukan dengan kunjungan 12.318 wisatawan pada Januari 2018.

Pergerakan positif arus masuk wisatwan Belanda juga berlanjut di bulan berikutnya. Pada Februari 2018, jumlah kunjungan wisatan Belanda adalah 12.369 orang. Rapor menggiurkan justru terjadi pada Maret. Pada tanggal 5 Maret, jumlah kunjungan wisatawan Belanda mencapai 12.708 orang. Menteri Pariwisata Arief Yahya menerangkan, potensi besar pasar Belanda harus dioptimakan.

“Potensi luar biasa pasar Belanda ini harus selalu dimaintenance dan dioptimakan. Program sales mission selalu efektif di sana. Kami optimis, berbagai program yang baru saja digulirkan akan memberi dampak positif yang hesar. Jumlah kunjungan wisatan akan terus bertambah sehingga target terpenuhi,” pungkas Menpar.

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P



RELATED NEWS

KULINER

My Trip Story

Oleh:
Anggi Agustiani
Reporter