Google Doodle Minarni Soedarjanto, Prestasinya Bikin Nganga!

Minarni Soedarjanto wajah Google Doodle hari ini (Foto : Google)
Minarni Soedarjanto wajah Google Doodle hari ini (Foto : Google)

GenPI.co - Google Doodle hari ini mengenang Minarni Soedarjanto. Dia salah satu atlet bulutangkis kebanggaan Indonesia. Pernah mendapat julukan Ratu Bulutangkis bahkan jauh di atas Susy Susanti. Dia pula pebulutangkis pertama Indonesia yang menyentuh final di All England, ajang paling bergengsi sedunia olahraga tepok bulu.

Dapat gelar ratu, tentu kamu penasaran dengan prestasi wanita kelahiran Pasuruan, Jawa Timur, 10 Mei 1944 ini. Simak deretan prestasi Minarni yang bikin dunia melongo. Termasuk kamu wahai anak muda milenial.

Baca juga :

Minarni Soedarjanto, Ratu Bulu Tangkis yang Kena Radang Paru-paru 

Google Doodle Meriahkan Pemilu 2019 

Google Doodle Khusus Indonesia Elections 2019 Alias Tema Pemilu 

Google Doodle Rayakan Hari Bumi 

  • Kejuaraan Nasional 1959 (Tunggal Putri)
  • Juara Malaysia Open 1960 (Tunggal Putri)
  • Medali Emas PON 1961 (Ganda Putri: Minarni/Nyoo Koen Nio)
  • Medali Emas Asian Games 1962 (Tunggal Putri)
  • Medali Emas Asian Games 1962 (Ganda Putri: Minarni/Retno Koestijah)
  • Medali Emas Asian Games 1966 (Ganda Putri: Minarni/Retno Koestijah)
  • Juara Malaysia Open 1966 (Ganda Putri: Minarni/Retno Koestijah)
  • Juara Malaysia Open 1966 (Ganda Putri: Minarni/Retno Koestijah)
  • Juara Malaysia Open 1967 (Tunggal Putri)
  • Juara Malaysia Open 1967 (Ganda Putri: Minarni/Retno Koestijah)
  • Juara All England 1968 (Ganda Putri: Minarni/Retno Koestijah)
  • Juara US Open 1969 (Tunggal Putri)
  • Juara US Open 1969 (Ganda Putri: Minarni/Retno Koestijah)
  • Juara Canada Open 1969 (Ganda Putri: Minarni/Retno Koestijah)
  • Juara Canada Open 1969 (Ganda Campuran: Minarni/Darmadi)
  • Medali Emas PON 1969 (Ganda Putri: Minarni/Utami Dewi)
  • Juara Uber Cup 1975 (Tim Indonesia)

Nah, kamu malu hati kan sama Ibu Minarni Soedarjanto yang jadi Google Doodle hari ini? Tak salah jika di zamannya, dia amat ditakuti lawan-lawannya. Bahkan di beberapa negara Asia, dia disebut 'The Real Badminton Queen' alias ratu bulutangkis sejati. Sejak gantung raket 1975, beliau tetap aktif di dunia bulutangkis sampai menghembuskan nafas terakhir pada 14 Mei 2003.


Tonton lagi :



RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Yasserina Rawie
Reporter
Yasserina Rawie

KULINER