Lockdown Puskesmas, Puluhan Tenaga Medis di Madura Terpapar Covid

Lockdown Puskesmas, Puluhan Tenaga Medis di Madura Terpapar Covid - GenPI.co
Petugas medis melakukan tes usap atau swab test Covid-19. Foto: Ricardo/JPNN.com/GenPI.co

GenPI.co - Puluhan tenaga medis di Madura terkonfirmasi terpapar virus Covid-19. Klaster Lebaran ini ada di empat kabupaten yakni di Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep.

Menurut Humas Satgas Covid-19 Pemkab Bangkalan, Agus Sugianto mengatakan Bangkalan tercatat sebagai kabupaten dengan jumlah kasus aktif paling banyak. Hal itu diakibatkan adanya tambahan kasus baru dalam tiga hari terakhir ini.

Total warga yang terdata terkonfirmasi Covid-19 hingga 5 Juni 2021 sebanyak 56 orang di Kabupaten Bangkalan, Sampang 8 orang, Pamekasan 3 orang dan di Kabupaten Sumenep sebanyak 25 orang.

BACA JUGA:  Duh, Zona Merah Covid-19 di Kudus Jadi 60 Desa

"Penderitanya bukan warga biasa, akan tetapi banyak di antara mereka yang merupakan tenaga medis. Bahkan saat ini, ruang perawatan pasien Covid-19 di RSUD Bangkalan sudah tidak memadai," ujar Agus Sugianto seperti yang dilansir dari ANTARA, Minggu, (6/6/21).

Agus Sugianto mengatakan puluhan tenaga medis yang terpapar kebanyakan bertugas di Puskesmas Tongguh dan Puskesmas Arosbaya. Dua puskesmas tersebut di-lockdown, karena ada beberapa tenaga kesehatan yang meninggal dalam kondisi positif Covid-19.

BACA JUGA:  Duh, 9 Pegawai Furnitur Ikea Terpapar Covid-19

Menurutnya, keputusan lockdown dua puskesmas ini dilakukan setelah RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan juga memutuskan untuk tidak menerima pasien.

Sementara itu, beredar luas video Satgas Covid-19 menggunakan mobil patroli polisi memberikan imbauan kepada warga di Kecamatan Arosbaya agar tidak keluar dari rumah. (ANT)

BACA JUGA:  Kasus Covid-19 di Tegal Naik 2 Kali Lipat, Ada Klaster Salat Id

Tonton Video viral berikut:

Berita Selanjutnya
Nusantara