Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Jalur Pendakian Gunung Merapi Ditutup, TNGM: Jangan Nekat

Bau Arifah (25) setelah empat hari pencarian, usai dinyatakan hilang sejak Ahad (6/6) di Gunung Abbo, Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Rabu (9/6/2021). (FOTO: ANTARA/HO)
Bau Arifah (25) setelah empat hari pencarian, usai dinyatakan hilang sejak Ahad (6/6) di Gunung Abbo, Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Rabu (9/6/2021). (FOTO: ANTARA/HO)

GenPI.co - Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) melakukan berbagai upaya antisipasi agar pendaki tidak memaksakan pendakian di tengah Gunung Merapi dalam setatus Siaga level III.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Balai TNGM, Akhmadi menjelaskan antisipasi tersebut menyusul adanya sekelompok pemuda yang mengaku tengah di Pasar Bubrah melalui video yang viral di media sosial.

"Kemudian antisipasi berikutnya kemarin temen-temen lapangan di resort untuk berkoordinasi dengan masyarakat untuk lebih mengimbau bahwa sebaiknya memang tidak naik (mendaki ke Merapi)," kata Akhmadi seperti yang dilansir dari Ayoyogya.com, Kamis, (10/6/2021).

BACA JUGA:  Gunung Merapi Aktif, Luncurkan Lava Pijar 1.500 Meter

Perlu diketahui bahwa jalur pendakian ke Gunung Merapi telah ditutup sejak 2018 lalu. Penutupan itu masih diberlaku hingga sekarang, mengingat aktivitas Merapi yang masih tinggi.

Akhmadi mengungkapkan, edukasi kepada masyarakat masih akan terus ditingkatkan. Khususnya terkait dengan jalur pendakian yang masih ditutup hingga saat ini. "Papan informasi larangan mendaki mungkin juga akan kita tambah dalam waktu dekat," ucapnya.

Selain itu, kata Akhmadi, kegiatan patroli turut dilakukan oleh pihak-pihak berwenang di wilayah Selo. Salah satu yang menjadi poin utama yakni dengan meningkatkan kembali kesadaran semua pihak untuk keselamatan bersama di lereng Merapi.

BACA JUGA:  Gugurkan Dua Kali Awan Panas Sejauh 1,6 Km, Gunung Merapi Siaga

"Itu untuk menguatkan kembali dan untuk mengcounter juga yang sedang viralnya ini. Kita harus kembali untuk lebih waspada kepada mungkin para pengunjung yang mau mendaki ini, yang belum tahu atau nekat," tuturnya.

Hingga saat ini, Akhmadi memastikan tidak ada pendaki yang berhasil naik ke Gunung Merapi semenjak jalur pendakian ditutup pada 2018 lalu. "Sampai saat ini tidak ada (pendaki yang naik). Jadi kita bisa memastikan itu," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan media sosial diramaikan sebuah video viral yang memperlihatkan sekelompok pemuda di area Gunung Merapi. Di video tersebut, mereka mengabadikan momen di dekat penunjuk arah ke Pasar Bubrah. (*)


Share to LINE LINE Share to WhatsApp WhatsApp

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING