Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Penutup Candi Borobudur Dibuka, Ancaman Erupsi Merapi Mengecil

Sejumlah petugas Balai Konservasi Borobudur (BKB) membuka penutup stupa Candi Borobudur. (FOTO: ANTARA/HO-Balai Konservasi Borobudur)
Sejumlah petugas Balai Konservasi Borobudur (BKB) membuka penutup stupa Candi Borobudur. (FOTO: ANTARA/HO-Balai Konservasi Borobudur)

GenPI.co - Petugas Balai Konservasi Borobudur (BKB) membuka penutup stupa Candi Borobudur setelah sekitar 7 bulan dipasang untuk mengantisipasi hujan abu vulkanik dari dampak erupsi Gunung Merapi.

Koordinator Aspek Pemanfaatan Balai Konservasi Borobudur Yudi Suhartono mengatakan penutup stupa ini dipasang pada November 2020 lalu.

BACA JUGA:  Festival Joglosemar, Padukan Fesyen dan Tari Tradisi di Borobudur

“Pembukaan penutup stupa berdasar berbagai pertimbangan,” katanya di Magelang, Rabu (9/6).

Yudi mengungkapkan beberapa pertimbangan antara lain kondisi Gunung Merapi melalui informasi dari BPPTKG Yogyakarta yang menyatakan hujan abu dominan ke sektor timur gunung.

“Hujan abu dominan ke timur Gunung Merapi maksimal sejauh delapan kilometer dari puncak gunung,” ujarnya.

BACA JUGA:  Perayaan Waisak 2021 di Candi Borobudur Diganti Virtual

Sedangkan untuk potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas ke arah selatan dan barat daya Gunung Merapi sejauh lima kilometer dan tiga kilometer ke tenggara sejauh tiga kilometer.

“Dari informasi itu sementara kondisi Candi Borobudur aman dari erupsi Merapi,” ucapnya.

Menurut Yudi, terpal penutup stupa juga harus dibuka agar selanjutnya bisa dilakukan langkah konservasi supaya bebatuan penyusun Borobudur tetap terawat.


Redaktur : Ridho Hidayat

Share to LINE LINE Share to WhatsApp WhatsApp

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING