Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Ratusan Anak di NTB Terlahir Kaki Pengkor

Kaki Pengkor di Lombok. (Foto: Arsip Yayasan Lombok Care)
Kaki Pengkor di Lombok. (Foto: Arsip Yayasan Lombok Care)

GenPI.co - Ratusan anak di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) terlahir dengan kaki pengkor atau "clubfoot". Rata-rata anak yang terlahir dengan kondisi kaki pengkor berusia mereka dari 0 sampai 10 tahun.

Yayasan Lombok Care, Apip mengatakan anak-anak yang terlahir dengan kaki pengkor sebenarnya dapat ditangani sedini mungkin agar perkembangan kaki mereka dapat normal seperti pada umumnya.

BACA JUGA:  Viral! Pria Lombok Nikahi Bule Cantik, Maskawin Cerek dan Cobek

"Menurut informasi dan data, ada ratusan anak yang terlahir dengan kondisi clubfoot," kata Apip pengelola yayasan yang bergerak pada penyandang disabilitas itu, seperti yang dilansir dari Antara, Jumat (11/6/21).

Namun, kata Afif, karena minimnya informasi, kurangnya sumberdaya, langkanya alat bantu yang dibutuhkan juga mahalnya biaya pengobatan, akhirnya banyak anak-anak yang tidak tertangani dan akhirnya menjadi disabilitas permanen.

Di awal tahun 2021 Yayasan LombokCare bersama Yayasan Stepping Stones Bali (NGO yang konsen menangani clubfoot) melakukan komunikasi untuk dapat bekerja sama dalam membantu anak-anak dan keluarganya agar terbebas dari clubfoot/kaki pengkor, katanya.

BACA JUGA:  Klub Baca Perempuan di Lombok Dapat Bantuan dari Prancis

Stepping Stones sudah membantu puluhan anak dari NTB dengan kaki pengkor dalam dua tahun terakhir ini. Karena pandemi, akhirnya anak-anak yang sedang dalam penanganan terhambat dalam melakukan penanganan dikarenakan banyaknya aturan-aturan baru yang membatasi semua kegiatan termasuk dalam hal perjalanan antar daerah/provinsi.

Untuk itu agar penanganan dapat terus berlanjut dan terutama untuk membantu anak-anak dengan kaki pengkor sedini mungkin di wilayah Lombok khususnya dan NTB pada umumnya. "Kami melakukan MoU untuk melaksanakan program ini bersama dengan melibatkan dokter ortopedi dari Lombok," katanya.

Program kaki pengkor atau Clubfoot Clinic resmi dilaksanakan per 8 April 2021 di Yayasan LombokCare setelah dua bulan Tim Fisioterapis dan Peksos LombokCare mendapatkan pelatihan-pelatihan khusus.


Share to LINE LINE Share to WhatsApp WhatsApp

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING