Desa Wisata bisa Jadi Destinasi Wisata Unggulan, Asal…

Menyaksikan pesona matahari terbit di desa wisata Pujon Kidul Malang (foto: Ariyanto)
Menyaksikan pesona matahari terbit di desa wisata Pujon Kidul Malang (foto: Ariyanto)

GenPI.co— Desa wisata diprediksi berpotensi menjadi destinasi wisata favorit saat libur Lebaran tahun ini.

Namun, desa wisata mesti menyesuaikan dengan tren yang tengah diminati wisatawan saat ini, terutama kalagan milenial yang gemar mendatangi tempat yang Instagramable.

“Potensi desa wisata pada saat liburan, masih cukup baik. Hanya harus dikemas dengan baik, sesuai kecenderungan saat kini. Yang menyediakan photo spot yang memiliki daya Tarik,” kata Pengamat Pariwisata Azril Azahari.

Baca juga:

Libur Lebaran ke Malang, Mampir ke Desa Wisata Ini ya!

Kunjungan Turis saat Lebaran, Pamekasan Siapkan Wisata Desa

Dia mengatakan sebenarnya pariwisata dunia sudah bergeser dari 3S (sun-sand-sea) menjadi 3S (serenity-spirituality-sustainability).

“Yang tidak melihat pada "nature" tetapi sudah bergeser ke "human" seperti budaya, kuliner. Dunia sudah mengarah pada ethno tourism," kata Azril, Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI).

Desa wisata bisa memenuhi keinginan pemudik, yang tentunya ingin mendapatkan sesuatu yang sangat berbeda dari tempat bekerjanya saat ini di kota besar seperti Jabodetabek.

“Mereka tentu mencari keunikan dari daerah asalnya sambil berlibur dan berekreasi. Tentu ingin mendapatkan pengalaman yang unik sebagai bahan cerita pengalaman yang mengesankan bila mereka kembali ke tempat bekerjanya. Sebagai bahan cerita ke tetangga dan teman sekerjanya,” kata Azril’

Untuk itu, ujarnya, sebaiknya desa wisata yang unik dan memiliki pesona yang autentik agar  berbenah diri, yang dikemas sesuai dengan tren saat kini.


Tonton juga video ini:

Redaktur: Linda Teti Cordina

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Landy Primasiwi
Reporter
Landy Primasiwi

KULINER