Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas 1.600 Meter

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas 1.600 Meter - GenPI.co
Ilustrasi – Aktivitas vulkanik awan panas Merapi pada Jumat (11/6). (Foto: Bpptkg)

GenPI.co - Gunung Merapi di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta kembali meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 1.600 meter.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida melalui keterangan resminya mengatakan luncuran awan panas guguran dengan jarak 1.600 meter tersebut ke arah barat daya pada Senin dini hari, 14 Juni 2021.

Lebih jelasnya, awan panas guguran itu terjadi pada pukul 02.44 WIB. "Awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 23 mm dan durasi 90 detik," kata Hanik Humaida seperti yang dilansir dari Antara.

BACA JUGA:  Soal Benda Asing di Merapi, Ramalan Mbak You Mencengangkan!

Dua awan panas guguran juga terpantau meluncur dari Gunung Merapi pada Minggu malam sejauh 900 meter ke arah tenggara dan 1.500 meter ke arah barat daya.

Selama pengamatan pada Senin pukul 00.00 sampai 06.00 WIB, gunung api aktif itu tercatat mengalami satu kali gempa awan panas guguran dengan amplitudo 23 mm selama 90 detik, 51 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-20 mm selama 11-112 detik, dan dua kali gempa hembusan dengan amplitudo 5-11 mm selama 22-32 detik.

BACA JUGA:  Guguran Lava Merapi Terjadi 52 Kali, Aktivitas Vulkanik Tinggi

Hingga saat ini, BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada level III atau siaga.

Guguran lava dan awan panas Gunung Merapi diperkirakan bisa berdampak ke wilayah sektor selatan-barat daya yang meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

BACA JUGA:  Penutup Candi Borobudur Dibuka, Ancaman Erupsi Merapi Mengecil

Saat terjadi letusan, lontaran material vulkanik dari Gunung Merapi diperkirakan dapat menjangkau daerah dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung. (ANT)

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara