Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Satgas Kota Yogya Sebut Wacana Lockdown Jadi Peringatan Keras

Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Yogyakarta Heroe Poerwadi. (Foto: Antara/Eka AR)
Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Yogyakarta Heroe Poerwadi. (Foto: Antara/Eka AR)

GenPI.co - Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan wacana mengenai lockdown merupakan warning untuk semua pihak agar ada perubahan untuk mengurangi peningkatan sebaran Covid-19.

“Wacana lockdown adalah warning keras bahwa kita semua harus menjalankan prokes secara serempak dan sungguh-sungguh,” katanya dalam keterangannya di Yogyakarta, Jumat (19/6).

BACA JUGA:  Yogyakarta Lockdown? Sultan: Arep Opo Maneh

Sebelumnya Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X mengungkapkan akan memberlakukan lockdown jika kasus penularan masih tinggi dan warga juga enggan untuk disiplin prokes.

Heroe mengungkapkan apa yang disampaikan oleh Gubernur tersebut merupakan opsi yang dipilih ketika semua kebijakan yang dipakai untuk meredakan sebaran covid sudah tidak efektif lagi.

“Ya kalau kasus terus meningkat dan kapasitas rumah sakit sudah semakin tidak mencukupi. (Lockdown) itu lah yang bisa diambil,” ucapnya.

BACA JUGA:  Lockdown di Yogyakarta Didukung Dewan, Bakal Diterapkan?

Heroe mengatakan saat ini seluruh kebijakan dalam upaya menekan laju penularan sudah dilakukan. Di antaranya seperti sosialisasi dan penindakan agar masyarakat menjalankan protokol kesehatan.

Kemudian PPKM skala mikro untuk membatasi interaksi warga dan pembatasan aktivitas.

Heroe mengatakan untuk tingkat keterisian tempat tidur pasien Covid-19 di rumah sakit rujukan, khusus ICU sudah mencapai 85 persen.


Redaktur : Ridho Hidayat

Share to LINE LINE Share to WhatsApp WhatsApp

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING