Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Gibran Rakabuming Murka, Kurang Ajar

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka (dua dari kiri) di TPU Cemoro Kembar Kelurahan Mojo, Pasar Kliwon Solo, Jateng. FOTO: ANTARA/Bambang Dwi Marwoto
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka (dua dari kiri) di TPU Cemoro Kembar Kelurahan Mojo, Pasar Kliwon Solo, Jateng. FOTO: ANTARA/Bambang Dwi Marwoto

GenPI.co - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming murka saat mengetahui sejumlah makam nasrani di Kompleks Pemakaman Cemoro Kembar, Solo, dirusak oleh sejumlah oknum.

Gibran Rakabuming menilai, merusak 12 kuburan nasrani tersebut merupakan tindakan intoleransi dan kurang ajar.

BACA JUGA:  Pengamat Bongkar Bobrok KPK Era Abraham Samad dan Novel Baswedan

"Ini sudah kurang ajar. Ini bentuk intoleransi, ngawur banget," ucap Gibran di kanal YouTube Berita Surakarta, Senin (21/6).

Mantan politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean turut berkomentar atas hal tersebut, bahwa tak habis pikir orang mati saja masih di ganggu.

"Orang mati saja diganggu. Perilaku gila dari kaum sesat yang ingin hidup homogen," cuit Ferdinand di akun Twitter-nya, Senin (21/6).

BACA JUGA:  Manuver Sutiyoso Terkuak, NasDem Salah Pilih

Pria berdarah Batak tersebut bahkan menyindir oknum yang melakukan hal tersebut memiliki iman yang lemah.

"Betapa lemahnya imanmu cuk, takut melihat simbol-simbol tertentu," lanjutnya.

Pria yang pernah memimpin Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) tersebut menilai, bahwa beragama seharusnya membuat manusia berakhlak mulia.


Reporter : Asahi Asry Larasati

Redaktur : Cahaya

Share to LINE LINE Share to WhatsApp WhatsApp

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING