Bogor Darurat, Penjualan Gas Oksigen Makin Langka

Bogor Darurat, Penjualan Gas Oksigen Makin Langka - GenPI.co
Ilustrasi warga saat ingin membeli isi ulang gas oksigen. Foto: Ricardo/JPNN.com

GenPI.co - Kota Bogor dilaporkan mengalami kelangkaan gas oksigen menyusul meningkatnya pasien positif Covid-19 di daerah tersebut.

Pemilik sebuah depot gas oksigen di Jalan Lawanggintung, Bogor Selatan, Kota Bogor, Indri, menyampaikan kelangkaan gas oksigen di Kota Bogor, terjadi sejak sepekan terakhir.

Dia mengaku menjual gas oksigen rata-rata sekitar 180 m3 per hari, yakni 30 tabung besar dengan kapasitas 6 m3 atau dengan tabung berukuran lebih kecil dengan kapasitas 2 m3, tetapi pasokannya kini berkurang.

BACA JUGA:  PPKM Darurat, Bogor Makin Diperketat, Warga Siap-siap

"Biasanya kami dipasok gas oksigen sekitar 25-30 tabung gas besar berukuran 6 m3, tapi sejak sepekan terakhir pasokan berkurang menjadi sekitar 10 tabung gas besar berukuran 6 m3," ujar dia dalam keterangannya, Minggu (4/7/2021).

Dia juga menjelaskan bahwa pasokan gas yang terbatas itu diutamakan untuk kebutuhan perorangan dan rumah sakit, sedangkan untuk kebutuhan bengkel las dan pekerjaan proyek dihentikan sementara.

BACA JUGA:  Duh, Bima Arya Sebut Kondisi Kota Bogor Sedang Darurat!

Penjualan juga dibatas dengan sekitar 10 tabung gas besar berukuran 6 m3 atau 60 m3, dibagi-bagi ke tabung berukuran kecil untuk melayani masyarakat yang mengisi uang ulang gas oksigen pada tabung kecil yakni berukuran, 2 m3, 1,5 m3, dan 1 m3, untuk kebutuhan per orangan.

Untuk isi ulang gas oksigen untuk tabung berukuran 2 m3 Rp55.000, tabung 1,5 m3 Rp45.000, dan tabung 1 m3 Rp 35.000.(ant)

BACA JUGA:  Kota Bogor Darurat Covid-19, Warga Diminta di Rumah Saja

 

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara