Festival Ramadhan Ternate Lahirkan Duta Wisata Halal

Sejumlah tamu kagumi keindahan alam Maluku Utara (Malut) khususnya Kota Ternate karena menyimpan keragaman adat budaya serta situs peninggalan masa kolonial yang bisa menjadi ikon pariwisata Malut. (Sumber foto: Antara/Abdul Fatah)
Sejumlah tamu kagumi keindahan alam Maluku Utara (Malut) khususnya Kota Ternate karena menyimpan keragaman adat budaya serta situs peninggalan masa kolonial yang bisa menjadi ikon pariwisata Malut. (Sumber foto: Antara/Abdul Fatah)

GenPI.co — Penyelenggaraan Festival Ramadhan Maparada di Ternate, Maluku Utara (Malut) pada 17 Mei - 1 Juni 2019 tidak saja menjadi sarana pelestarian budaya Islam, tetapi juga menjadi momentum untuk melahirkan duta wisata halal.

Ketua Umum Panitia Festival Ramadhan Maparada Firman Mudjafar Sjah di Ternate, Kamis, mengatakan pada festival itu akan digelar pemilihan jojaru dan ngongare atau sebutan remaja putri dan putra di Ternate yang pemenangnya akan dinobatkan menjadi duta wisata halal Malut. 

Duta wisata halal itu akan membantu mempromosikan potensi wisata di Ternate, termasuk di wilayah kesultanan lainnya di Malut, khususnya yang terkait dengan wisata halal.

Menurut dia, empat kesultanan di Malut yakni Kesultanan Ternate, Kesultanan Tidore, Kesultanan Bacan dan Kesultanan Jailolo pada masa lampau memiliki peran penting dalam pengembangan Islam, tidak saja di wilayah Indonesia Timur tetapi sampai ke Filipina Selatan, Malayasia dan Brunai Darussalam.

Jejak sejarah peran empat kesultanan itu dalam pengembangan Islam masih banyak terdapat di Malut, baik dalam bentuk bangunan, beragam benda, tradisi maupun kuliner  yang proses pengolahannya sarat dengan nuansa Islam.

Redaktur : Maulin Nastria

RELATED NEWS