Aksi Demo 22 Mei, Menpar: Pukul Industri Pariwisata

Menpar Arief Yahya mengemukakan adanya aksi demo 22 Mei memukul industri pariwisata (foto: Robby Sunata)
Menpar Arief Yahya mengemukakan adanya aksi demo 22 Mei memukul industri pariwisata (foto: Robby Sunata)

GenPI.co— Menteri Pariwisata Arief Yahya menyayangkan aksi demo 22 Mei 2019 yang berakhir rusuh dan dapat merusak reputasi serta memukul industri pariwisata Indonesia.

“Dua hari ini, 21-22 Mei 2019, aksi dan demo di Jakarta memiliki daya rusak yang tinggi terhadap reputasi pariwisata Indonesia,” kata Menpar Arief Yahya, Kamis (23/5).

Apalagi kejadian aksi demo di Jakarta. Dia mengemukakan, 30% wisman masuk lewat Jakarta. Seluruh kedutaan besar, perwakilan internasional, juga ada di Jakarta. Maka info, gambar, video, aksi itu akan menekan keinginan orang ke Jakarta dan Indonesia, dalam beberapa waktu ini. 

Baca juga:

Usai 22 Mei, Jepang Tak Keluarkan Travel Warning untuk Warganya

Kedubes AS Beri Peringatan Kemungkinan Demo Saat 22 Mei

“Kita prihatin dan industri pariwisata paling terpukul oleh situasi yang sedang terjadi di Jakarta,” kata Menpar.

Mengingat safety and security adalah satu pilar penting dari 14 pilar yang menentukan indeks daya saing pariwisata versi TTCI-Travel and Tourism Competitiveness Index, World Economic Forum. 

“Kita doakan semoga situasi ibu kota segera normal, aparat keamanan segera mengendalikan, aktivitas masyarakat dan bisnis segera pulih,” kata Arief Yahya.


Tonton juga video ini:


Redaktur : Linda Teti Cordina

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Mia Kamila
Reporter
Mia Kamila

KULINER