Bali Destinasi Wajib Saat Off Peak

Danau Batur, salah satu obyek wisata di Bali. (Foto: thejakartapost)
Danau Batur, salah satu obyek wisata di Bali. (Foto: thejakartapost)

Baru-baru ini laman Channel News Asia memasukkan Bali ke dalam daftar destinasi yang wajib dikunjungi saat off peak. Menurut Channel News Asia, berlibur saat off peak bisa menghadirkan ketenangan bagi wisatawan. Menurut  media itu, off peak di Bali terjadi pada April hingga Juni dan September.

“Pulau surga ini biasanya kurang ramai saat musim penghujan. Anda bisa mendapatkan sewa hotel dan vila yang lebih rendah,” tulis Channel News Asia pada 11 Juni 2018 lalu.

Channel News Asia juga merekomendasikan berbagai kegiatan di Bali saat off peak, terutama pada September. Menurut media yang berdiri pada 1999 itu, wisatawan bisa melakukan berbagai kegiatan di air dengan puas saat berlibur ke Bali pada September.

“September merupakan waktu yang tepat untuk liburan di Bali jika Anda menyukai aktivitas air seperti scuba diving, berselancar, snorkeling, menikmati air terjun, dan arung jeram. Selama bulan ini, airnya jernih dan aliran sungainya bagus,” tambah Channel News Asia.

Channel News Asia menyebut beberapa kegiatan lain di Bali juga sangat menyenangkan saat off peak. Media ini mencontohkan beberapa kegiatan seperti berbelanja, makan, mengunjungi pura, dan menikmati spa di pinggir sawah.

loading...

Selain itu, Channel News Asia juga menyebut lalu lintas di Bali saat off peak bakal membuat wisatawan lebih happy. Terutama lalu lintas di objek wisata yang sudah menjadi tujuan wajib wisatawan seperti Kuta, Legian, dan Seminyak.

“Aktivitas akan terasa lebih santai ketika lebih sedikit orang yang berdesak-desakan,” tambah Channel News Asia.

Selain memasukkan Bali, media berbasis di Singapura itu juga merekomendasikan beberapa negara yang harus dikunjungi.
Di antaranya, Singapura, Hokaido di Jepang, Korea Selatan, Selandia Baru, dan Finlandia.


BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Musikpedia Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING