Gunung Sinabung Erupsi Abu Vulkanik 500 Meter

Gunung Sinabung Erupsi Abu Vulkanik 500 Meter - GenPI.co
Gunung Sinabung menyemburkan material vulkanik saat erupsi di Desa Kuta Rakyat, Naman Teran, Karo, Sumatera Utara, Kamis (11/3/2021). Gunung Sinabung erupsi dengan tinggi kolom 3.000 meter di atas puncak. ANTARA FOTO/Sastrawan Ginting/aww.

GenPI.co - Gunung Sinabang di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara mengalami erupsi sebanyak dua kali pada Selasa, 13 Juli 2021. Erupsi tersebut maksimal jarak luncur abu vulkanik setinggi 500 meter ke arah timur dan tenggara.

Petugas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Muhammad Asrori mengatakan erupsi Sinabung pertama terjadi pada pukul 09.25 WIB.

Kolom abu teramati setinggi 500 meter berwarna kelabu dengan intensitas tebal.

"Erupsi ini beramplitudo 5 mm dengan durasi 7 menit 43 detik," kata Assory seperti yang dilansir Antara.

Ia menyebut erupsi Sinabung berikutnya terpantau pukul 09.34 WIB dengan kolom abu berwarna kelabu terpantau setinggi 300 meter dengan amplitudo 14 mm berdurasi 17 menit 49 detik.

Ia mengatakan bahwa aktivitas Sinabung masih sangat tinggi dan dapat terjadi erupsi dan awan panas susulan kapan saja.

Untuk itu ia mengimbau warga maupun wisatawan untuk tidak mendekat atau memasuki zona bahaya Sinabung yang sudah direkomendasikan.

"Selalu gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Ini untuk menghindari dampak buruk yang ditimbulkan abu vulkanis seperti ISPA dan iritasi pada mata," katanya.

BACA JUGA:  Gunung Ili Lewotolok di NTT Erupsi

Sementara itu, Pos Pemantau Gunung Api Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur melaporkan terjadi erupsi Gunung Ili Lewotolok pada Selasa, 13 juli 2021, pukul 10.06 WITA.

Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Ili Lewotolok, Stanislaus Ara Kian mengatakan bahwa ketinggian material pada erupsi siang ini saat ini fluktuatif.

BACA JUGA:  Erupsi, Awan Panas Merapi Meluncur 1 Kilometer

Berdasarkan pengamatan, kawahnya mengeluarkan asap putih dengan tinggi kolom abu kurang lebih mencapai 800 meter di atas puncak.

"Betul sekarang cukup fluktuatif tinggi kolom abunya. Beberapa waktu lalu sempat mencapai 700 meter, kemudian hari ini 800 meter terkadang juga naik sampai 1.000 meter," katanya seperti yang dilansir Anntara, Selasa, 13 Juli 2021.

BACA JUGA:  Erupsi, Awan Panas Merapi Meluncur 1,5 Km

Ia menjelaskan bahwa jika diukur dari permukaan laut, maka tinggi kolom abunya mencapai kurang lebih 2.223 meter.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara