WNA China Kepergok di Tol Jateng, Disuruh Putar Balik ke Semarang

WNA China Kepergok di Tol Jateng, Disuruh Putar Balik ke Semarang - GenPI.co
Ilustrasi - Petugas kesehatan memeriksa suhu pengendara roda empat saat penyekatan pemudik di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah (26/5/2020). (FOTO: ANTARA/Aji Styawan/hp)

GenPI.co - Tim gabungan yang melakukan penyekatan dan pemeriksaan di Gerbang Tol (GT) Kaliwungu mendapati kendaraan yang dikemudikan seorang warga Negara asing (WNA) asal Tiongkok pada Senin, 19 Juli 2021.

Mobil pribadi yang dikemudikan WNA ini dipaksa masuk kembali ke jalan tol karena tidak bisa menunjukan surat kesehatan dan perjalanan.

Petugas kesulitan meminta WNA Tiongkok tersebut putar arah karena terkendala komunikasi. WNA Tiongkok tersebut tidak bisa berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Indonesia dan Inggris.

BACA JUGA:  Ford Tarik 775.000 SUV dari China

"Kami temukan seorang WNA yang tidak membawa surat kesehatan dan STRP. Dia tidak bisa bahasa Indonesia atau Inggris ya akhirnya kita suruh putar balik saja menuju ke Semarang," terang Wakapolsek Kaliwungu, Iptu Agus Suwandi, seperti yang dilansir Ayosemarang.com

Sejak hari pertama penutupan exit tol Kaliwungu ini, sampai dengan siang ini telah memutar balikkan sekitar lebih dari 100 kendaraan bermotor dari arah Jakarta.

BACA JUGA:  Awas China Ngamuk! Jepang Bisa Dibuat Remuk

Semua kendaraan pribadi, angkutan umum, hingga truk pengangkut barang diperiksa kelengkapan perjalanan dan bukti kesehatan yang masih berlaku baik itu surat hasil swab atau antigen dan surat telah vaksinasi.

Hanya kendaraan yang masuk sektor esensial dan kritikal saja yang bisa melalui exit tol Kaliwungu. Kalau para pengemudi tidak bisa menunjukkan surat kelengkapan perjalanan atau STRP, surat telah vaksin dan hasil swab atau antigen maka petugas akan memutar balikkan kendaraan.

BACA JUGA:  Muncul Virus Monyet di China, Akibatkan Kematian Manusia

"Jadi kendaraan yang bisa keluar melalui exit tol Kaliwungu adalah kendaraan yang memenuhi kriteria esensial dan kritikal. Itupun pengemudinya kita minta untuk menunjukkan surat STRP, hasil swab atau antigen dan surat telah vaksinasi. Kalau ngga bisa nunjukin ya putar balik," terangnya.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara