Luhut Bongkar Penyebab Kasus Kematian Corona Tinggi, Oh Ternyata

Luhut Bongkar Penyebab Kasus Kematian Corona Tinggi, Oh Ternyata - GenPI.co
Koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan. Foto: Antara

GenPI.co - Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan membeberkan ada 3 penyebab tingginya kasus kematian pasien Covid-19.

"Dari hasil penelitian tim di lapangan, angka kematian meningkat karena beberapa faktor yaitu kapasitas RS yang sudah penuh, pasien yang ketika datang saturasinya sudah buruk, dan meninggal karena tidak terpantau ketika melakukan isolasi mandiri di rumah," ujar Luhut dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (25/7/2021).

Tak hanya itu, hasil penelitian lainnya menemukan bahwa rata-rata pasien yang meninggal menderita komorbid atau belum menerima vaksin.

BACA JUGA:  Luhut Sampaikan Pengumuman Penting Ini, Pejabat Daerah Mohon Baca

"Setelah memahami faktor-faktor ini, kita harus melakukan intervensi untuk mengurangi angka kematian secara cepat," terang dia.

Sebab itu, untuk menekan angka kematian itu, Luhut mengaku pemerintah pusat melakukan langkah intervensi sepeti antara lain dengan meningkatkan kapasitas ICU dari rumah sakit dengan oksigen sentral pada daerah-daerah yang memiliki tingkat kematian tinggi serta menyediakan isolasi terpusat dan terpantau bagi pasien risiko tinggi yang melakukan isolasi mandiri.

BACA JUGA:  Luhut Titip Pesan, Anies-Ganjar Dkk Langsung Bergerak

Selain itu, dinas kesehatan juga diminta untuk berkoordinasi dengan TNI untuk memperoleh akses paket obat gratis dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Kemudian, Satuan Tugas (Satgas) PPKM di level desa harus kembali diaktifkan dan melakukan pemantauan ketat terhadap setiap warga yang terindikasi mengalami gejala Covid-19.

BACA JUGA:  Saran Pangamat, Jokowi Harus Ganti Luhut Pandjaitan

Pemerintah pusat juga secara berkala akan menerapkan pemantauan angka kematian dengan kerangka yang mencakup jumlah kasus kematian yang sudah divaksin, kasus komorbid, klasifikasi usia, ketersediaan akses terhadap obat-obatan, perawatan oksigen, pentahapan penyakit dan paparan terhadap badai sitokin, serta lokasi kematian.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara