Tiket Pesawat Mahal, Bandara Pekanbaru Sepi Pemudik

Suasana H-4 Lebaran Idul Fitri 1440 H di Bandara SSK II Pekanbaru tampak masih sepi dari pemudik. Foto Heru/GenPI.co
Suasana H-4 Lebaran Idul Fitri 1440 H di Bandara SSK II Pekanbaru tampak masih sepi dari pemudik. Foto Heru/GenPI.co

GenPI.co - Jelang Lebaran Hari Raya Idul Fitri 2019 di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II, Pekanbaru terlihat masih sepi. Tak ada lonjakan penumpang dibandingkan tahun 2018.

Berdasarkan pantauan GenPI.co, Sabtu (1/6/2019), Bandara SSK II masih terlihat sepi, jumlah penumpang yang hilir mudik tidak ada peningkatan kesibukan dibandingkan hari-hari biasa lainnya. 

Data angkutan udara Lebaran 2019 penerbangan domestik dan di Bandara SSK II Pekanbaru pada 31 Mei 2019 (H-5), jumlah penumpang yang datang sebanyak 8.790 orang. Sementara pada H-5 Lebaran 2018 lalu, jumlah penumpang yang datang sebanyak 13.746 orang. 

Sedangkan, di terminal keberangkatan pada 31 Mei 2019 (H-5) jumlah penumpang yang berangkat meninggalkan kota Pekanbaru sebanyak 4.812 orang. Sementara pada H-5 Lebaran 2018 silam, jumlah penumpang yang datang sebanyak 7.320 orang, jumlah ini menurun 36 persen.

BACA JUGA: Saat Mudik, Waspada Ranjau Paku Bertebaran di Jalur Kalimalang

Executive General Manager Bandara SSK II, Jaya Tahoma Sirait, mengatakan untuk meningkatkan pelayanan pada arus mudik Lebaran, Bandara SSK II, Pekanbaru telah membuka Posko Terpadu Monitoring Angkutan Lebaran 1440 H/ 2019 di Bandara Pekanbaru. Ia memprediksi jumlah penumpang pesawat pada masa mudik Idul Fitri 1440 H akan menurun drastis karena pengaruh harga tiket yang mahal. 

“Dampak di Bandara Pekanbaru sangat terasa karena jumlah penumpang turun berkisar 28-30 persen. Sebelumnya, Jaya Tahoma mengatakan dampak harga tiket mahal juga mengakibatkan kerugian bagi Angkasa Pura II sekitar Rp.3 miliar dalam sebulan,” katanya.


“Menjelang sepekan jelang Lebaran Hari Raya Idul Fitri, sama sekali tak terlihat lonjakan penumpang di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, dibandingkan hal serupa di tahun 2018 silam. Jumlah penerbangan juga terkena dampak karena frekuensi penerbangan datang dan pergi ke Pekanbaru berkurang 28 penerbangan dalam sehari,” ujarnya.


Redaktur : Cahaya

RELATED NEWS