Ketua BEM UGM: Pemerintah Anggap Remeh Masyarakat

Ketua BEM UGM: Pemerintah Anggap Remeh Masyarakat - GenPI.co
Ketua BEM UGM Muhammad Farhan angkat suara terkait pemerintah yang menganggarkan Rp 2,4 triliun untuk pengadaan laptop pelajar buatan dalam negeri. FOTO: Antara

GenPI.co - Ketua BEM UGM Muhammad Farhan angkat suara terkait pemerintah yang menganggarkan Rp 2,4 triliun untuk pengadaan laptop pelajar buatan dalam negeri.

Seperti diketahui, sebanyak 240.000 unit akan dijual sebagai bagian dari program digitalisasi sekolah oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Dengan begitu, artinya 1 unit laptop pelajar tersebut berkisar Rp 10 jutaan. Padahal, spesifikasi dari laptop tersebut jauh di bawah harga yang dijual.

BACA JUGA:  Awas, Nadiem Makarim bisa Terseret Pengadaan Laptop

“Ini bukti bahwa pemerintah masih menganggap remeh masyarakatnya seakan-akan masyarakat tidak bisa mencocokan antara harga dan spesifikasi yang ditawarkan,” ujar Muhammad Farhan kepada GenPI.co, Senin (2/8).

Tidak hanya itu, menurutnya, hal ini juga membuktikan bahwa masyarakat semakin teliti dan cerdas dalam kesadaran bernegara.

BACA JUGA:  Ada Apa di Balik Pengadaan Laptop Merah Putih Rp 2,4 Triliun?

“Oleh karena itu, hal ini menjadi sinyal untuk pemerintah. Jangan main-main dengan proyek semacam ini apalagi menggunakan nama merah-putih,” tuturnya.

“Apakah iya pemerintah menilai merah putih semurah itu?” tandasnya.

BACA JUGA:  Suara Lantang PKS, Laptop Pelajar Kemendikbud Terlalu Mahal!

Seperti diketahui, berikut ini spesifikasi laptop pelajar yang tertuang di dalam Peraturan Mendikbud Nomor 5 Tahun 2021 tentang Petunjuk Operasional Dana Alokasi Khusus Fisik Reguler Bidang Pendidikan Tahun Anggaran 2021.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara