Cerita Kocak Arus Balik, Warga : Jangan Percaya Google Maps

Kocak nyebelin, ini cerita warga arus balik kena macet gara-gara ikutin Google Maps (Foto : Istimewa)
Kocak nyebelin, ini cerita warga arus balik kena macet gara-gara ikutin Google Maps (Foto : Istimewa)

GenPI.co - Tak seperti arus mudik yang mendapat respon positif masyarakat karena lancar sangat, arus balik ternyata menyisakan persoalan. Beberapa titik di dalam tol mengalami kemacetan yang cukup bikin bokong panas. Alih-alih inginkan jalan lancar, seorang warga ikuti saran Google Maps tapi jalanan malah tersendat lebih parah lagi. Begini ceritanya.

Baca juga :

Google Bujuk Trump agar Android Kembali Rujuk dengan Huawei 

Kamu Pengguna Google Chrome? Siap-siap Dibombardir Iklan 

Google Doodle Minarni Soedarjanto, Prestasinya Bikin Nganga! 

Siang yang panasnya aduhai, Untung Prasojo, warga Pemalang hendak balik ke Jakarta, demikian dikutip sepenuhnya dari Detik. Dia memulai perjalanan dari Comal, Pemalang, pada Sabtu (8/6). Karena arus lalu lintas tersendat di Tol Palimanan, Untung pun menyalakan aplikasi Google Maps. Aplikasi itu menyarankan Untung keluar dari Tol Palimanan sebab lebih lancar.

Mengikuti saran Google Maps, ternyata keputusan itu salah besar. Kondisi jalan arteri justru semrawut sebab rekayasa lalin oleh kepolisian setempat dan jalan memutar banyak ditutup. "Putarannya jauh. Sepeda motor juga tidak tertib. Makin kacau," ucap Untung.

Akhirnya ia mencari arah kembali ke Tol Palimanan. Untung membutuhkan waktu 40 menit. Ternyata setelah dia masuk tol, lalin sudah agak cair dan mobil bisa dipacu hingga 100 km/jam. Bagi Untung, pengalaman absurd ini tidak akan dilupakan dia dan keluarga. Pria ini punya saran untuk kamu yang masih dalam kondisi arus balik. Apa sarannya? "Jangan terlalu mengikuti saran Google Maps," pungkas Untung tertawa. 


Tonton lagi :


RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Mia Kamila
Reporter
Mia Kamila

KULINER