Pesta Lomban Ungkapan Syukur Nelayan Jepara

Kapal nelayan meriahkan Pesta Lomban Jepara (foto: Susi, GenPI Jepara)
Kapal nelayan meriahkan Pesta Lomban Jepara (foto: Susi, GenPI Jepara)

GenPI.co— Ratusan kapal nelayan di Jepara mengikuti prosesi larung kepala kerbau. Tradisi ini merupakan tradisi tahunan yang dinamakan dengan Lomban oleh masyarakat setempat. 

Kapal nelayan tersebut singgah di dermaga tempat pelelangan ikan (TPI) Ujungbatu dan akan menuju ke tengah laut.

Puncak perayaan pekan syawalan Pesta Lomban Jepara 2019 jatuh pada hari ini, Rabu (12/6). Berbagai rentetan prosesi acara diselenggarakan sejak beberapa hari lalu.

Baca juga:

Uniknya Nelayan Olalo Gorontalo Peringati Lebaran Ketupat

Festival Gebyar Ketupat Gorontalo Dipusatkan di Atinggola

Mulai Senin (10/6) sudah digelar acara arak–arakan kerbau. Selasa sore dilanjutkan dengan ziarah ke makam Cik Lanang Bulu dan Mbah Ronggo di Ujung Batu. Malam harinya wayangan semalam suntuk di TPI Ujung Batu Jepara.

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Jepara Dian Kristiandi mengatakan, Pesta Lomban adalah puncak pekan syawalan di Jepara. Tradisi budaya pelarungan kepala kerbau ke tengah laut Jepara itu dimaksudkan sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat Kota Ukir atas rezeki yang dilimpahkan Tuhan.

“Prosesi pelarungan ini merupakan wujud syukur nelayan yang telah mendapat keberkahan laut selama setahun terkahir,” ungkap Dian Kristiandi.

Lebih dari 170 kapal dan sekitar 1.500 orang mengikuti prosesi. Semua sudah dibekali dan diberi pengamanan selama perjalanan ke laut. 

Usai prosesi pelarungan kerban di pesta Lomban Jepara, diselenggarakan pula Festival Kupat Lepet di Pantai Kartini Jepara. Gunungan kupat dan lepet tersebut yang akan diperebutkan masyarakat. “Diharapkan, kegiatan ini bisa semakin semarak dan meriah setiap tahunnya,” ujar Dian.


Tonton juga video ini:


Reporter: Mia Kamila

Redaktur: Linda Teti Cordina

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Mia Kamila
Reporter
Mia Kamila

KULINER