Gelombang Pantai Selatan Tinggi, BPBD Bantul Minta Turis Waspada

Parangtritis, salah satu pantai selatan di Kabupaten Bantul, DIY. (Foto: Indonesia Travel)
Parangtritis, salah satu pantai selatan di Kabupaten Bantul, DIY. (Foto: Indonesia Travel)

GenPI.co - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengimbau turis yang berkunjung ke kawasan pantai selatan daerah ini untk waspada. Sebab ada potensi  gelombang tinggi terjadi di perairan tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Dwi Daryanto di Bantul, Rabu (12/6) mengatakan, informasi dari   BMKG bahwa gelombang laut dengan ketinggian 4 hingga 6 meter berpotensi terjadi di seluruh wilayah terutama selatan Bantul.

"Khususnya untuk wisatawan, karena ini masih musim libur anak sekolah dimungkinkan wilayah pantai masih menjadi tujuan objek wisata, harapan kita wisatawan mematuhi, mengikuti arahan dari petugas SAR di sepanjang pantai selatan," katanya.

Baca juga: Pesta Lomban Ungkapan Syukur Nelayan Jepara 

Menurut Dwi Daryanto, potensi gelombang tinggi dengan ketinggian diatas normal tersebut diprediksi terjadi sejak Selasa (11/6) hingga sepekan ke depan, sehingga wisatawan diimbau tidak mandi di laut atau bermain air di pantai.

"Tinggi gelombang memang variatif, dan terkait dengan ketinggian itu dipengaruhi karena kondisi angin yang lepas dari samudera," ungkap Dwi Daryanto.

Dwi juga mengatakan, di samping potensi gelombang tinggi, pada musim ini juga dimungkinkan masih ada kemunculan ubur-ubur atau binatang laut yang menyerupai gelembung berwarna biru, sehingga wisatawan tetap waspada.


Apalagi, kata dia, selama libur Lebaran 2019 sudah banyak wisatawan di pantai yang tersengat ubur-ubur dan harus mendapat penanganan dan pertolongan dari petugas SAR pantai setempat.


RELATED NEWS