4 Langkah Pencegahan Kanker Usus, Seperti Diidap George Toisutta

Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI (Purn) George Toisutta meninggal dunia pada Rabu pagi(foto: Istimewa)
Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI (Purn) George Toisutta meninggal dunia pada Rabu pagi(foto: Istimewa)

GenPI.co— Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI (Purn) George Toisutta meninggal dunia pada Rabu (12/6) pukul 05.25 WIB. 

Sebelumnya George Toisutta terbaring sakit di RSPAD Gatot Soebroto karena kanker usus yang dideritanya.

Baca juga: Mantan KSAD George Toisutta Wafat

Kabar duka tersebut disampaikan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, dalam status Twitter pribadinya, "Innalillahi wa inna ilaihi rojiuun. Duka yang sangat mendalam menyertai kepergian almarhum Jenderal TNI (Purn) George Toisutta menghadap Sang Khalik," tulis Gator dalam akun @nurmantyo_gatot. 

Kanker usus memang menjadi salah satu penyakit mematikan. Untuk itu upaya pencegahan perlu dilakukan oleh siapa pun. 

Dilansir dari Hello Sehat, disamping menjaga pola hidup sehat, ada 4 cara yang harus dilakukan, apa saja?

Kurangi makan daging merah

Bagi yang suka sekali mengonsumsi daging merah, mungkin harus mengurangi jumlah daging mulai sekarang. Mengapa? Karena konsumsi daging merah dalam jumlah banyak terbukti dapat meningkatkan risiko mengalami kanker usus besar.

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi daging merah sebanyak 3 ons per hari untuk pria dan sebanyak 2 ons per hari untuk wanita dapat meningkatkan risiko kanker usus besar sebesar 30%-40%. Bahkan, konsumsi daging olahan memiliki hubungan yang lebih kuat dengan peningkatan risiko kanker usus besar.

Perhatikan cara masak daging

Cara memasak daging bisa menjadi penyebab mengapa daging merah dikaitkan dengan kanker usus besar. Memasak seperti menggoreng, memanggang, atau membakar daging pada suhu tinggi bahkan sampai daging hangus-dapat menyebabkan interaksi antara kreatinin otot dengan asam amino. Akibatnya, sejumlah senyawa karsinogenik (senyawa penyebab kanker) terbentuk.

Pilih daging rendah lemak

Lemak dari daging merah atau daging olahan juga dapat mendukung perkembangan kanker usus besar. Asupan lemak yang tinggi dapat menyebabkan asam empedu dalam jumlah besar dilepaskan ke dalam saluran pencernaan untuk membantu memecah lemak. Asam empedu kemudian diubah menjadi asam empedu sekunder saat masuk ke usus besar. Dan, hal ini dapat meningkatkan pertumbuhan tumor di usus besar.

Perbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan

Sayuran dan buah-buahan mengandung serat tinggi yang baik untuk kesehatan pencernaan dan membantu mencegah kanker usus besar. Satu teori menjelaskan bahwa makanan serat tinggi dapat menurunkan risiko kanker usus besar dengan mengurangi lamanya waktu makanan ada di usus besar, melarutkan bahan yang ada di usus besar, dan merangsang fermentasi bakteri anaerobik untuk meningkatkan produksi asam lemak rantai pendek.


Tonton juga video ini:


Reporter: Hafid Arsyid

Redaktur: Linda Teti Cordina

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Mia Kamila
Reporter
Mia Kamila

KULINER