Serius Tangani Spam, Whatsapp Tempuh Jalur Hukum

Whatsapp serius memerangi spammer dan kaar hoaks (Foto : Istimewa)
Whatsapp serius memerangi spammer dan kaar hoaks (Foto : Istimewa)

GenPI.co - Berita baik bagi traveler yang kerap terganggu dengan berita bohong dan pesan sampah yang sering beredar di aplikasi percakapan Whatsapp. Whatsapp menegaskan bahwa aplikasi percakapan mereka adalah untuk keperluan pribadi dan menyatakan akan melakukan langkah hukum kepada orang yang menggunakan Whatsapp untuk menyebar pesan sampah dan kabar bohong. Whatsapp mengatakan bahwa aplikasi percakapan mereka dibuat untuk komunikasi pribadi antar anggota keluarga, teman, atau pasangan. Lalu setelah memerhatikan interaksi pengguna, Whatsapp lalu menyediakan pula wadah berkomunikasi antara perusahaan dengan pelanggannya melalui layanan Whatsapp bisnis.

Baca juga :

Facebook, Instagram dan Whatsapp Tak Lagi Terpasang di HP Huawei 

Tiru Whatsapp, Line Sekarang ada Fitur Story 

Ini Dia Penyebab Whatsapp dan Instagram 'Down' di Indonesia 

Namun mereka memerhatikan pula bahwa terdapat pihak-pihak yang mempergunakan Whatsapp untuk keperluan yang melawan prinsip dasar tersebut. Pihak-pihak ini mempergunakan whatsapp untuk menyebarkan informasi kepada banyak orang dalam satu waktu tertentu. Mereka menggunakan mesin untuk mengirimkan pesan secara massal dan otomatis sehingga melanggar ide awal whatsapp sebagai alat komunikasi yang personal.

Dalam pengkinian pada laman FaQ mereka, Whatsapp mengumumkan bahwa mulai tanggal 7 desember 2019 ini, pribadi atau perusahaan yang mempergunakan mesin untuk mengirimkan pesan secara otomatis dalam jumlah banyak akan mereka bawa ke pengadilan. Langkah hukum ini adalah usaha terbaru whatsapp untuk menjegal penyebaran pesan sampah melalui aplikasi percakapan mereka.

Selama ini whatsapp sendiri telah menutup ribuan akun yang telah terbukti menjadi penyebaran berita bohong dan pesan sampah, namun tindakan hukum seperti ini adalah hal baru. Walau tanggal berlakunya ancaman tindakan hukum ini masih lama namun whatsapp sengaja mengumumkannya sejak awal sebagai bentuk pemberitahuan kepada para pelaku agar menghentikan aksinya.


Tonton lagi :


Reporter: Robby Sunata

Redaktur: Ardini Maharani Dwi Setyarini

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Mia Kamila
Reporter
Mia Kamila

KULINER