Kenapa Kajian Ustaz Firanda Ditolak di Aceh?

Kajian Ustaz Firanda Andirja Abidin digeruduk massa di Aceh lantaran dianggap Wahabi. (Foto: Youtube)
Kajian Ustaz Firanda Andirja Abidin digeruduk massa di Aceh lantaran dianggap Wahabi. (Foto: Youtube)

GenPI.co – “Tolak Wahabi! Tolak Wahabi!” Teriakan itu terdengar dari luar Masjid Al-Fitrah di Desa Ketapang II Banda Aceh, Kamis (13/6) sekitar pukul 20.00 WIB. Huru hara di luar kontan saja membuat jamaah di dalam masjid seketika panik. Padahal kajian yang mereka adakan malam itu baru berlangsung beberapa menit.

Adalah DR Firanda Andirja Abidin Lc.MA yang menjadi pemberi kajian di masjid itu. Wikipedia mencatat, ia seorang da'i dan mubaligh di Indonesia yang menjadi penceramah tetap di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi. 

Baca juga:

Serukan Kawal Pemerintahan Jokowi, Habib Rizieq Shihab Melunak? 

Orang Ini Bisa Jadi Ancaman Habib Rizieq Kembali ke Tanah Air 

Dia juga adalah salah satu staf pengajar di Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember. Di samping itu,  Ustaz Firanda juga aktif menjadi narasumber di Radio Rodja dan aktif mengisi beberapa pengajian akbar di Indonesia.

Lalu kenapa pengajiannya digeruduk massa? Perbedaan akidah menjadi alasan utama. Mereka yang  mengerumuni halaman masjid dan berusaha merangsek masuk adalah massa dari paham Ahlulsunnah Waljamaah. Mereka menuduh Ustaz Firanda menyebarkan ajaran wahabi yang dianggap tidak sesuai dengan paham yang mereka anut.

“Ini persoalannya karena perbedaan akidah. Sebelumnya kita telah menyampaikan kepada MPU agar kehadiran ustad tersebut dibatalkan. Bahkan kita sudah melakukan aksi penolakan semenjak ustadz tersebut tiba di Aceh tepatnya di Bandara Sultan Iskandar Muda Aceh,” kata Salah seorang koordinator dari massa Abu Syuja sebagaimana dikutip dari reportasenews.com.

Situasi sempat tidak terkendali saat terjadi pembubaran paksa tersebut. Jamaah yang panik berhamburan ke segala arah untuk menyelamatkan diri. Reportasenews.com juga melaporkan terjadi bentrokan fisik saat terjadi debat antara massa yang menolak dan mereka yang melaksanakan pengajian.

Namun keadaan reda setelah personil kepolisian tiba di lokasi. Mereka yang bertikai diimbau untuk tidak anarkis lantaran berada di lingkungan tempat ibadah. 

Lihat juga video menarik berikut


RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Mia Kamila
Reporter
Mia Kamila

KULINER