Kantong Banyak yang Rusak, Gajah Sumatera Berpotensi Punah!

Kantong gajah Sumatera dalam kondisi yang memprihatinkan (Foto : Istimewa)
Kantong gajah Sumatera dalam kondisi yang memprihatinkan (Foto : Istimewa)

GenPI.co - Banyaknya gajah yang mengacak-acak perkebunan warga dinyatakan oleh organisasi perlindungan satwa WWF sebagai perlawanan sebab kritisnya habitat asli para gajah Sumatera. Kondisi ini bila dibiarkan terus menerus maka akan terjadi kepunahan lokal. "Kantong gajah sudah banyak beralih fungsi. Yang berbentuk hutan makin sedikit karena jadi perkebunan kelapa sawit dan hutan tanaman industri. Hal inilah yang membuat konflik gajah dan manusia tidak bisa dihindari dan makin sering terjadi," ujar Humas WWF Program Riau, Syamsidar, Jumat (14/6) seperti dikutip dari ANTARA.

Baca juga :

Orang Ini Bisa Jadi Ancaman Habib Rizieq Kembali ke Tanah Air 

Idul Fitri, Skuad Gajah Rusak Pekarangan Warga di Pekanbaru 

Wah, Tol Pekanbaru-Dumai Ada Jalur Lintasan Khusus Gajah! 

Berdasarkan survei WWF populasi gajah di sejumlah kantong tinggal segelintir. Bahkan di kantong Batang Ulak hanya sisa 1 gajah. Meski demikian populasi gajah Sumatera cukup banyak di kantong Giam Siak Kecil, bisa mencapai 50 -60 gajah. Demikian pula dengan kantong Tesso Nilo. Namun kondisi kantong Tesso Nilo juga memprihatinkan sehingga rawan terjadi konflik dengan manusia. Laporan beberapa pekan terakhir memyebutkan banyak gajah liar yang masuk ke permukiman warga dan meresahkan penduduk setempat.


Tonton lagi :


RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Mia Kamila
Reporter
Mia Kamila

KULINER