DKI 3 Kota Terbaik Dunia dalam Inovasi Transportasi, Ini Buktinya

TransJakarta saat ini mampu melayani 800.000 penumpang per hari (foto: Sapta Inong)
TransJakarta saat ini mampu melayani 800.000 penumpang per hari (foto: Sapta Inong)

GenPI.co— Jakarta masuk dalam tiga kota terbaik dunia untuk perbaikan sistem transportasi dan mobilitas kota di ajang penghargaan tahunan Sustainable Transport Award (STA).

Kota Jakarta mendapatkan anugerah Honorable Mention di ajang penghargaan transportasi perkotaan tingkat dunia (STA) yang diumumkan di Fortaleza, Brazil.

Baca juga:

Apa Beda O-Bahn, BRT, LRT dan MRT? Ini Jawabannya

Hari Kedua Uji Coba LRT Jakarta Diserbu Warga

Dalam ajang itu, Jakarta masuk ke posisi tiga besar bersama Pune (India), dan Kigali (Rwanda).

Pada penilaian sebelumnya, Jakarta masih berada di posisi 15 besar dari 200 kota besar dunia. 

“Jakarta dalam 2-3 tahun terakhir ini memiliki progress signifikan di bidang transportasi umum, trotoar, dan jalur jalan sepeda,” kata Gandri Ramadhan, Transport Associate ITDP Indonesia, Kamis (27/6)

Jakarta sukses meraih posisi tiga besar dalam Sustainable Transport Award atas konsep dan eksekusi integrasi antar moda transportasi publik, peningkatan akses pejalan kaki menuju stasiun dan halte, serta keberhasilan meningkatkan jumlah penumpang TransJakarta sebanyak dua kali lipat dalam waktu dua tahun.

Sustainable Transport Award adalah ajang penghargaan tahunan yang menilai perbaikan mobilitas kota dan inovasi sistem transportasi. 

Dalam STA, visi, konsep dan eksekusi yang dijalankan setiap kota dinilai oleh komite yang terdiri dari lembaga-lembaga global seperti Institute for Transportation and Development Policy (ITDP), Bank Dunia, International Council for Local Environmental Initiatives (ICLEI).

Berikut prestasi Jakarta dalam perbaikan moda transportasi massal sehingga menyabet 3 kota terbaik dunia:

Bus TransJakarta mampu meningkatkan jumlah penumpang lebih dari 200%. Jika pada 2016 ada 1.000 bus dan mengangkut penumpang 300.000/orang, kini sudah ada 2.400 bus yang mengangkut 800.000 penumpang

Kehadiran MRT yang berdampak positif bagi masyarakat. Jumlah angkut penumpang yang awalnya ditargetkan 65.000/hari kini malah sudah mencapai 90.000 penumpang per hari

MRT dan TransJakarta sudah ada yang terintegrasi, yaitu di stasiun Lebak Bulus dan Bundaran Hotel Indonesia. PenumpangTransJakarta yang mau pindah ke MRT atau sebaliknya tidak lagi harus ke luar stasiun.

Pembangunan sejumlah trotoar yang layak bagi pejalan kaki.


Tonton juga video ini:


Redaktur : Linda Teti Cordina

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Yasserina Rawie
Reporter
Yasserina Rawie

KULINER