Simak 4 Kiat Aman Bertransaksi saat Liburan di Luar Negeri

Ilustrasi (foto: Istimewa)
Ilustrasi (foto: Istimewa)

GenPI.co— Siapa yang tak ingin liburan ke luar negeri? Berbagai destinasi menarik tersebar di banyak negara dunia. 

Liburan ke luar negeri pun perlu perhitungan keuangan secara masak-masak, mengingat biaya yang tak murah dan menyesuaikan dengan kurs mata uang uang negara tujuan.   

Bagi kamu yang baru pertama kali berlibur ke luar negeri atau bahkan sudah berkali-kali, penting untuk menyimak kiat transaksi yang aman, dan nyaman selama berlibur di negara-negara tersebut. 

Dikutip dari sejumlah sumber berikut 4  kiat yang perlu diikuti.

Bawa uang tunai dan gunakan kartu debit

Membawa uang tunai dalam jumlah besar pada saat ke luar negeri akan berisiko tinggi terhadap keamanan dan kenyamanan. Jadi jika ingin tetap memiliki uang tunai untuk keadaan darurat, maka disarankan untuk membawa secukupnya saja. Atau tarik uang tunai menggunakan kartu debit Mastercard di mesin-mesin anjungan tunai mandiri (ATM) yang terdapat di negara tujuan.

Dengan metode penarikan tunai di ATM, kamu juga akan dapat memperoleh nilai tukar terbaik dibandingkan jika menukar mata uang asing di negaramu. Kartu debit Mastercard diterima secara global. Selain itu, kamu juga akan menikmati berbagai fitur keamanan canggih pada saat melakukan transaksi antar negara (cross-border) di manapun di seluruh dunia.

Simpan kartu dan kontak bank di tempat aman

Selalu waspada dan hati-hati pada saat menggunakan mesin ATM yang berada di tempat yang minim penerangan, dan pastikan bahwa tidak ada orang yang mencurigakan di sekitar. Setelah melakukan penarikan tunai di mesin ATM, disarankan untuk segera menyimpan kartu dan uang di tempat yang aman untuk menghindari risiko kehilangan kartu maupun pencurian.

Kamu bahkan dapat menikmati fitur perlindungan tambahan untuk meningkatkan keamanan kartu apabila kartu telah dilengkapi dengan teknologi chip. Sebagai contoh, teknologi chip EMV (Europay, Mastercard, Visa) yang terintegrasi di dalam kartu debit Mastercard. Layanan ini bekerja dengan cara membuat setiap transaksi menjadi unik dan tidak dapat ditiru, sehingga semakin memperkecil kemungkinan penipuan atau pencurian data transaksi.

Gunakan personal identification number (PIN) yang berbeda untuk setiap kartu

Selain itu, gunakan PIN yang berbeda untuk setiap kartu, karena ini merupakan cara terbaik untuk menjaga keamanan kartu. Jangan menuliskan PIN pada benda yang ditaruh di dalam dompet, maupun pada kartu itu sendiri. Apabila lupa PIN atau kartu hilang, segera laporkan hal tersebut kepada bank penerbit kartu. Pastikan kamu memiliki detail kontak bank di tempat yang mudah diakses agar dapat melaporkan kasus kehilangan atau pencurian.

Periksa kembali laporan transaksi

Periksa setiap bukti transaksi dan lihat apakah ada transaksi yang mencurigakan. Pastikan bahwa jumlah yang tertera pada bukti transaksi sudah sesuai dengan transaksi yang dilakukan. Jika terdapat transaksi yang mencurigakan, segera hubungi bank. Sebelum bepergian, juga disarankan untuk menghubungi bank dan memberikan notifikasi mengenai rencana perjalanan. Dengan demikian, bank akan membantu memonitor transaksi dan segera mengirimkan notifikasi saat ada transaksi yang mencurigakan.

Reporter : Hafid Arsyid

Redaktur : Linda Teti Cordina

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Hafid Arsyid
Reporter
Hafid Arsyid

KULINER